Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYAMBUT bulan Ramadan dan Idul Fitri 1445 H, jenama Polire mengeluarkan koleksi busana terbaru bertema Puasa & Pesona, pada Jumat (1/3). Polire yang diproduksi PT Fashion Global Sejahtera menyajikan modest fashion dengan warna-warna soft, beralih dari warna sage yang menjadi tren pada Ramadan dan Idul Fitri tahun lalu.
Peluncuran koleksi terbaru Polire yang digelar di QuickGlam, Kemang, Jakarta Selatan tersebut dihadiri Sri Suparni Bahlil, istri Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.
“Saya sangat bangga dengan Polire. Ini adalah brand lokal yang koleksinya sangat bagus,” kata Sri Suparni Bahlil dalam sambutannya.
Baca juga : Ini Prediksi Tren Busana Muslim pada Ramadan 2024
Mengaku sudah mengenakan koleksi Polire, Sri Suparni Bahlil menilai Polire menjadi salah satu dari sederetan produk fashion lokal yang sangat popular. Karena itu meski brand ini baru dibangun sejak pertengahan 2022, namun hingga kini Polire sudah memiliki 12 cabang dan merambah banyak mall termasuk e-commerce di sejumlah kota seperti Jakarta, Bandung, Medan, Surabaya, Makasar dan lainnya.
“Ini adalah sebuah pencapaian yang sangat membanggakan. Semoga dapat menginspirasi pengusaha lain,” tambahnya.
Ia berharap ke depan, Polire tidak hanya bermain di pasar lokal tetapi bisa merambah pasar dunia. Dengan demikian, Indonesia tidak lagi menjadi target market internasional tetapi dapat memproduksi sendiri dengan mutu dan kualitas yang tidak kalah dengan jemana terkenal di dunia.
Baca juga : Inspirasi Gaun Mewah ala Eropa Klasik dalam Koleksi Dewi Permata
“Saya juga berharap keberhasilan Polire ini bisa ditularkan ke pelaku-pelaku UMKM, sehingga Polire berkontribusi dalam menggerakkan ekonomi rakyat,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, founder sekaligus CEO PT Fashion Global Sejahtera, Susi Ginting mengatakan brand Polire dibangun tepatnya pada pertengahan tahun 2022. Meski tergolong baru, ia bersyukur produk Polire diterima pasar dengan sangat baik. Terbukti, dalam kurun dua tahun, Polire telah memiliki 12 cabang di berbagai kota dan hadir di beberapa mall ternama.
Selain mengikuti tren pasar, Polire menerapkan strategi bisnis dengan memanfaatkan momen-momen khusus seperti Ramadan dan Idul Fitri termmsuk tahun ini.
“Kami ingin selalu hadir dalam momen-momen penting wanita Indonesia. Karena itu menjelang Ramadan dan Idul Fitri, Polire meluncurkan koleksi khusus yang didesain mewah, elegan, smart dan trendy yang cocok untuk menunjang kegiatan silaturahmi pada momen Idul Fitri,” tambah Susi.
Koleksi Raya Polire ini hadir dengan warna dan model yang lebih bervariasi. Bahan yang dominan digunakan adalah katun dan juga mengandalkan tekstur kain. Selain itu, warna dominan koleksi di sejumlah kota juga berbeda, tergantung karakteristik masyarakat di kota tersebut.
DESAINER muda berbakat Nabila Misha kembali menunjukkan kreativitasnya melalui peluncuran Raya Collection 2026 bertema ‘The Quiet Opulence’.
Koleksi busana Ramadan 2026 tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki kedalaman makna.
Desainer mode Indonesia, Nila Baharuddin mempersembahkan koleksi busana pada acara eksklusif bertajuk “帰郷 ~Kikyō~ A Designer’s Homecoming” di Malinda Furniture Gallery Showroom
KOLEKSI busana muslim di Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026 memukau dan mencuri hati para pencinta fesyen. Sejumlah sosok inspiratif turut hadir dan berkolaborasi di ajang tersebut.
ATASAN crop top satu bahu itu beraksen bunga-bunga tiga dimensi yang berwarna-warni. Itu merupakan koleksi busana dari jenama lokal Biasa.
JENAMA lokal Biasa menghadirkan koleksi busana bertajuk Believe. Koleksi yang telah ditampilan di Jakarta Fashion Week (JFW) 2026 ini terdiri dari 70 rancangan busana.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Human Initiative terus melakukan evaluasi dalam setiap pelaksanaan program.
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Inisiatif ini hadir sebagai solusi nyata bagi para pekerja kebun dan masyarakat sekitar dalam menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok yang biasanya terjadi selama bulan suci.
Suasana lingkungan yang kondusif hanya bisa tercipta jika terdapat hubungan harmonis antar pemeluk agama.
Namun, di tengah kemajuan tersebut, optimalisasi zakat nasional belum menunjukkan lompatan yang sepadan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved