Headline

Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.

Pegadaian Gandeng SMBC di Tokyo, Bidik Pendanaan Global dan Perkuat Social Loan

 Gana Buana
31/3/2026 15:46
Pegadaian Gandeng SMBC di Tokyo, Bidik Pendanaan Global dan Perkuat Social Loan
Pegadaian Gandeng SMBC di Tokyo, Jepang.(Dok. Pegadaian)

PT Pegadaian mempertegas langkah ekspansi pendanaannya ke pasar internasional setelah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) strategis dengan SMBC Corporation di Tokyo, Jepang, Senin (30/3). Kesepakatan ini menjadi sinyal kuat bahwa Pegadaian tengah memperluas sumber pembiayaan sekaligus memperdalam agenda keberlanjutan berbasis ESG.

Penandatanganan kerja sama itu berlangsung dalam ajang Indonesia-Japan Strategic Partnership Forum bertema Value Co-Creation: Building the Future of Energy, Industry, and Global Supply Chains di The Imperial Hotel Tokyo. Forum ini mempertemukan pemangku kepentingan utama dari Indonesia dan Jepang untuk memperkuat kemitraan ekonomi strategis serta membuka peluang kolaborasi baru dalam kerangka Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA).

Bagi Pegadaian, kerja sama dengan SMBC bukan sekadar seremoni diplomatik. Kolaborasi ini menjadi pijakan awal untuk membangun akses pendanaan luar negeri atau offshore loan, yang dinilai penting untuk menopang ekspansi bisnis secara berkelanjutan, khususnya di tengah dorongan penguatan ekosistem keuangan nasional dan industri bullion di Indonesia.

MoU tersebut juga menandai arah baru Pegadaian dalam memperbesar kapasitas pendanaan, memperkuat kapabilitas ESG, serta meningkatkan daya saing di tingkat regional. Langkah ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperluas akses keuangan yang inklusif dan memperkuat fondasi industri keuangan nasional.

Penandatanganan dilakukan dalam rangkaian Japan-Indonesia Business Forum dan disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Hadir pula CEO Danantara Rosan Roeslani, Deputy President and Representative Executive Officer Sumitomo Mitsui Financial Group Yoshihiro Hyakutome, perwakilan SMBC Group Takeshi Kimoto, Direktur Utama PT Bank SMBC Indonesia Henoch Munandar, serta Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian Ferdian Timur Satyagraha.

Dalam kesepakatan tersebut, SMBC akan menjajaki penyediaan fasilitas kredit kepada Pegadaian, termasuk fasilitas tematik berupa social loans. Skema ini diarahkan untuk mendukung pembiayaan sektor-sektor yang memiliki dampak sosial tinggi, sekaligus memperkuat struktur pendanaan Pegadaian di masa depan.

Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian, Ferdian Timur Satyagraha, mengatakan perusahaan akan terus memperkuat Pegadaian Sustainability Framework, termasuk mengembangkan instrumen pembiayaan seperti social loan dan orange loan.

“Pegadaian dan SMBC akan bersama-sama menyusun dan memperkuat Kerangka Keberlanjutan Pegadaian, termasuk pengembangan fasilitas Orange Loan sebagai bagian dari solusi pembiayaan berbasis ESG. Inisiatif ini akan dipersiapkan bersama dengan Unit ESG Solutions SMBC agar sejalan dengan standar internasional dan mendukung target keberlanjutan nasional,” ujar Ferdian.

Kerja sama ini memperlihatkan bahwa Pegadaian semakin serius menempatkan prinsip ESG sebagai bagian inti dari model bisnis dan portofolio pembiayaannya. Sepanjang 2025, perusahaan ini juga mencatat pengakuan internasional lewat sejumlah penghargaan atas penerbitan sukuk dan obligasi bertema sosial, antara lain dari IFN Awards, The Asset Triple A Sustainable Finance Awards, dan Alpha Southeast Asia.

Capaian tersebut memperkuat posisi Pegadaian sebagai salah satu pelaku keuangan nasional yang aktif mendorong pembiayaan berkelanjutan, termasuk untuk agenda mitigasi perubahan iklim dan pemberdayaan sosial.

Ke depan, Pegadaian menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas perusahaan dalam mendukung ekosistem pergadaian dan bisnis emas atau bullion, baik melalui pendanaan domestik maupun kolaborasi pembiayaan internasional. Kerja sama dengan SMBC diharapkan menjadi fondasi penting untuk memperluas pembiayaan bagi segmen mikro dan kecil, sekaligus mempercepat penerapan standar ESG internasional di seluruh proses bisnis perusahaan.

Ferdian menambahkan, kolaborasi ini juga diarahkan untuk mempercepat pengembangan produk pembiayaan tematik yang relevan dengan prioritas pembangunan nasional.

“Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung pengembangan produk pembiayaan tematik seperti Social Loan dan Orange Loan yang selaras dengan prioritas pembangunan pemerintah dan kerangka kerja IJEPA,” katanya.

Dengan dukungan pemerintah Indonesia dan Jepang, sinergi Pegadaian dan SMBC diposisikan sebagai salah satu contoh konkret value co-creation kedua negara. Di saat yang sama, langkah ini menegaskan ambisi Pegadaian untuk tidak hanya memperkuat pembiayaan domestik, tetapi juga mulai bermain lebih agresif di jalur pendanaan global. (RO/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya