Headline

Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.

Periode Angkutan Lebaran, Kemenhub Lakukan Rampcheck Lebih dari 60 Ribu Bus

Ihfa Firdausya
24/3/2026 17:13
Periode Angkutan Lebaran, Kemenhub Lakukan Rampcheck Lebih dari 60 Ribu Bus
Periode Angkutan Lebaran, Kemenhub Lakukan Rampcheck Lebih dari 60 Ribu Bus.(Dok. Kemenhub)

DIREKTORAT Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melakukan inspeksi keselamatan atau rampcheck 60.946 armada bus pada periode angkutan Lebaran 2006. Hal itu guna memastikan keselamatan dan kenyamanan para pemudik yang menggunakan angkutan umum.

"Dari angka tersebut sebanyak 27.635 atau 45,34% adalah armada AKAP, sebanyak 27.461 atau 45,06% adalah kendaraan AKDP, angkutan pariwisata sebanyak 2.651 atau 4,35% dan kategori lainnya sebanyak 3.199 atau 5,25%," papar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan dalam keterangan di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/3).

Berdasarkan hasil rampcheck sejak 23 Februari 2026 hingga 23 Maret 2026, sebanyak 60.946 unit bus telah dilakukan rampcheck dengan rincian status Diizinkan Operasional sebanyak 38.758 unit atau 63,59%.

"Ada yang Peringatan Perbaikan (Melanggar Teknis Penunjang) sebanyak 13.116 unit atau 21,52%. Mendapat sanksi Tilang dan Dilarang Operasional (Melanggar Administrasi) sebanyak 1.941 unit atau 3,18% dan Dilarang Operasional (Melanggar Teknis Utama) sebanyak 7.131 unit ata 11,70%," jelas Aan.

Pihaknya menyebut pengecekan tidak hanya dilakukan pada kendaraan melainkan kepada para pengemudi. Telah diperiksa kesehatan sekitar 683 pengemudi.

"Sebagian besar pengemudi yang diperiksa itu sehat dan laik untuk berkendara yaitu 634 orang atau sekitar 92,83%. Sementara 40 orang atau 5,86% laik berkendara dengan catatan dan 9 pengemudi dinyatakan tidak laik berkendara," ungkapnya.

Pada Selasa (24/3), kegiatan rampcheck dilakukan di Rest Area Km 45 Tol Jagorawi Ciawi, Kabupaten Bogor. Hal itu mengingat banyaknya volume angkutan umum yang mengarah ke Puncak dan Sukabumi untuk berwisata.

Sebanyak 34 unit kendaraan telah diperiksa di Rest Area Ciawi dengan rincian sebanyak 18 unit Diijinkan Operasional, 16 kendaraan dinyatakan Peringatan Perbaikan (Melanggar Teknis Penunjang).

"Kendaraan yang dinyatakan tidak memenuhi aspek teknis dan/atau administrasi di antaranya BLU-e tidak aktif sebanyak 2 kendaraan, tidak memiliki BLU-e sebanyak 3 kendaraan, KPS tidak aktif sebanyak 3 kendaraan, tidak ada KPS sebanyak 13 kendaraan," kata Aan.

Ia mengimbau agar seluruh operator bus dapat bekerja sama mendukung aspek keselamatan dan kenyamanan masyarakat di momen besar perayaan Idul Fitri ini. Hal itu dilakukan dengan mengoperasionalkan armada yang laik jalan dan menyediakan pengemudi yang sehat serta prima. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya