Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

3 Saham yang Masuk Daftar Rebalancing MSCI Februari 2026

 Gana Buana
13/2/2026 14:07
3 Saham yang Masuk Daftar Rebalancing MSCI Februari 2026
Saham yang Masuk Daftar Rebalancing MSCI Februari 2026.(Dok. MSCI)

PASAR modal Indonesia dikejutkan oleh hasil tinjauan berkala (Quarterly Index Review) MSCI periode Februari 2026. Berbeda dengan periode sebelumnya, rebalancing kali ini berlangsung di bawah kebijakan pembekuan (freeze) yang diterapkan MSCI terhadap emiten asal Indonesia sejak akhir Januari 2026.

Kebijakan ini diambil MSCI sebagai respons atas kekhawatiran investor global terkait transparansi data free float dan integritas pembentukan harga di Bursa Efek Indonesia (BEI). Akibatnya, tidak ada penambahan saham baru (inclusion) maupun migrasi naik (upward migration) dalam tinjauan kali ini.

Daftar Perubahan Konstituen MSCI Indonesia (Efektif 2 Maret 2026)

Berdasarkan pengumuman resmi MSCI pada 10 Februari 2026, berikut adalah rincian perubahan saham Indonesia di berbagai kategori indeks:

Kategori Indeks Saham Masuk (Inclusion) Saham Keluar (Exclusion)
MSCI Global Standard Index - (Nihil) PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
MSCI Small Cap Index PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO)
MSCI Micro Cap Index - (Nihil) - (Nihil)

INDF Turun Kelas, ACES & CLEO Terbuang

Perubahan paling mencolok adalah didepaknya PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dari indeks bergengsi Global Standard. Emiten konsumsi raksasa milik Grup Salim ini mengalami degradasi status menjadi konstituen indeks Small Cap karena kapitalisasi pasarnya yang kini berada di bawah ambang batas kategori besar.

Sementara itu, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) dan PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) harus rela keluar sepenuhnya dari radar indeks MSCI global. Penghapusan ini diprediksi akan memicu aksi jual oleh manajer investasi mancanegara yang mengelola dana indeks pasif (passive funds).

Informasi Penting: Investor perlu mewaspadai potensi volatilitas harga pada saham-saham di atas menjelang penutupan perdagangan 27 Februari 2026, saat manajer investasi global melakukan penyesuaian portofolio (rebalancing).

Daftar 10 Saham Unggulan (Top 10) MSCI Indonesia Terbaru

Meskipun terjadi gejolak, MSCI juga merilis daftar 10 saham dengan bobot terbesar dalam indeks Indonesia per akhir Januari 2026. Menariknya, terdapat pendatang baru di daftar elit ini:

  1. Bank Central Asia (BBCA)
  2. Bank Rakyat Indonesia (BBRI)
  3. Bank Mandiri (BMRI)
  4. Telkom Indonesia (TLKM)
  5. Astra International (ASII)
  6. Bank Negara Indonesia (BBNI)
  7. Chandra Asri Pacific (TPIA)
  8. Merdeka Copper Gold (MDKA)
  9. United Tractors (UNTR)
  10. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) — Menggeser Barito Pacific (BRPT)

Sentimen Pasar dan Ancaman Downgrade

Kebijakan freeze dan hasil rebalancing ini menjadi alarm keras bagi otoritas pasar modal. MSCI bahkan memberikan peringatan terkait potensi penurunan status Indonesia dari Emerging Market menjadi Frontier Market jika reformasi transparansi tidak segera dituntaskan hingga Mei 2026.

Analis memprediksi akan ada potensi aliran modal keluar (outflow) senilai miliaran Rupiah pada akhir Februari. Investor disarankan untuk tetap memantau kebijakan Bursa Efek Indonesia dalam meningkatkan kualitas data free float demi menjaga kepercayaan investor asing.

People Also Ask (FAQ)

1. Kapan perubahan indeks MSCI Februari 2026 mulai berlaku?

Seluruh perubahan akan diimplementasikan setelah penutupan perdagangan pada 27 Februari 2026 dan efektif mulai perdagangan 2 Maret 2026.

2. Mengapa INDF keluar dari MSCI Global Standard Index?

INDF mengalami penurunan kapitalisasi pasar di bawah kriteria minimum kategori Standard, sehingga dipindahkan ke kategori Small Cap dalam tinjauan berkala ini.

3. Apa dampak bagi saham yang keluar dari indeks MSCI?

Saham yang keluar biasanya mengalami tekanan jual jangka pendek karena dana indeks pasif global wajib melepas kepemilikan saham tersebut untuk menyesuaikan dengan komposisi indeks terbaru. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya