Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Ladang Minyak Raksasa Ditemukan di Teluk Meksiko, Potensi Nilai Capai Rp29 Triliun

Thalatie K Yani
13/2/2026 07:48
Ladang Minyak Raksasa Ditemukan di Teluk Meksiko, Potensi Nilai Capai Rp29 Triliun
Ilustrasi(freepik)

INDUSTRI energi global kembali diguncang oleh kabar penemuan cadangan minyak laut dalam yang signifikan di Teluk Meksiko. Sumur yang diberi kode EW 953 ini diprediksi bakal menjadi salah satu proyek terbesar di kawasan tersebut dan berpotensi memengaruhi dinamika pasar minyak mentah dunia.

Penemuan masif ini pertama kali diumumkan secara terbatas oleh Talos Energy, perusahaan berbasis di Amerika Serikat yang fokus mengeksplorasi potensi tersembunyi di Teluk Meksiko. Sumur EW 953 terletak di kedalaman ekstrem, sekitar 19.000 kaki (5.800 meter) di bawah permukaan laut.

Potensi Produksi dan Struktur Kepemilikan

Berdasarkan data awal, sumur ini diperkirakan mampu menghasilkan antara 8.000 hingga 10.000 barel minyak per hari. Total cadangan yang dapat diangkut diprediksi mencapai 15 hingga 25 juta barel setara minyak, dengan estimasi nilai total mencapai US$1,89 miliar atau sekitar Rp29,6 triliun.

Proyek ini merupakan kolaborasi antarperusahaan besar. Walter Oil & Gas memegang saham mayoritas sebesar 56,7%, disusul oleh Talos Energy sebesar 33,3%, dan Gordy Oil Company dengan 10%. Rencananya, hasil produksi akan dialirkan ke platform South Timbalier 311 Megalodon.

"Kami sangat antusias dengan hasil sumur Ewing Bank 953. Properti batuan yang tercatat lebih baik dari perkiraan, yang kami yakini akan menghasilkan laju aliran awal yang kuat," ujar Joe Mills, Presiden Interim dan CEO Talos Energy.

Tantangan Teknis dan Memori Kelam Deepwater Horizon

Meski menjanjikan keuntungan finansial yang besar, proyek ini menghadapi tantangan teknik yang sangat kompleks karena kedalamannya yang ekstrem. Selain biaya operasional yang membengkak, risiko bencana lingkungan tetap menjadi momok yang membayangi.

Publik masih teringat jelas akan tragedi Deepwater Horizon pada tahun 2010, yang menumpahkan jutaan barel minyak mentah dan menghancurkan ekosistem laut. Meskipun teknologi dan protokol keselamatan telah berkembang pesat sejak saat itu, setiap pengeboran laut dalam yang baru tetap memicu kekhawatiran dari para aktivis lingkungan dan regulator.

Dampak Pasar dan Ekonomi

Bagi investor, penemuan ini adalah kunci pertumbuhan finansial. Bagi ekonomi lokal, proyek ini menjanjikan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan daerah. Namun, perjalanan menuju produksi penuh masih panjang. Snag teknis, negosiasi politik, atau kendala peralatan dapat menggeser lini masa produksi yang diperkirakan baru akan dimulai beberapa tahun mendatang.

Secara strategis, sumur yang beroperasi di lokasi krusial ini akan mengubah arah negosiasi energi di masa depan. Jika target produksi tercapai, sumur EW 953 tidak hanya akan menambah pasokan global, tetapi juga memperkuat posisi tawar Amerika Serikat dalam peta persaingan energi internasional. (Earth/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya