Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Respons Outlook Negatif Moody’s, BEI: Fundamental Emiten masih Kuat

Ihfa Firdausya
09/2/2026 11:09
Respons Outlook Negatif Moody’s, BEI: Fundamental Emiten masih Kuat
Ilustrasi(Antara)

Bursa Efek Indonesia (BEI) merespons pengumuman Moody’s yang menurunkan outlook kredit Indonesia menjadi negatif sambil mempertahankan peringkat Baa2. Hal itu dikhawatirkan berdampak negatif pada pasar modal di Indonesia.

Namun, pelaksana jabatan sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik menyebut sejauh ini fundamental perusahaan-perusahaan tercatat di BEI atau emiten masih kuat.

"Terkait dengan outlook (Moody’s), kami tentu secara mikro di pasar melihat bahwa sejauh ini fundamental perusahaan-perusahaan tercatat kita masih kuat," kata Jeffrey dalam Konferensi Pers Perkembangan Terkini Pasar Modal Indonesia di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (9/2).

Pihaknya pun mengimbau para investor untuk selalu secara rasional memperhatikan fundamental perusahaan dan selalu menyesuaikan dengan profil risiko masing-masing.

Sebelumnya Ekonom Universitas Andalas Syafruddin Karimi menyebut dampak penurunan outlook Moody's pada arus modal dan pasar saham. "Outlook negatif memperkuat sikap risk-off investor asing, terutama saat isu transparansi dan likuiditas pasar ikut mencuat," katanya dalam keterangan yang dikutip, Senin (9/2).

Arus jual asing dan pelemahan indeks harga saham gabungan (IHSG) tercatat terjadi di awal tahun. Menurut Syafruddin itu menunjukkan pasar menghukum lewat harga, bukan lewat debat. Untuk itu, katanya, pemerintah, BEI, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perlu memperkuat keterbukaan informasi, kepastian penegakan, dan kualitas tata kelola emiten.

Pada pembukaan perdagangan hari ini, IHSG tercatat menguat 19,04 poin atau 0,24% ke level 7.954,30. Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan naik 2,60 poin atau 0,32% ke posisi 818,18. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya