Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
INTENSITAS cuaca ekstrem yang melanda wilayah Banten dan sekitarnya dalam beberapa pekan terakhir mulai berdampak serius pada sektor industri maritim. Sejumlah pengerjaan reparasi dan pemeliharaan kapal (docking) dilaporkan mengalami keterlambatan signifikan akibat curah hujan tinggi dan angin kencang.
Kendala Teknis dan Standar Kualitas Pihak pengelola galangan mengungkapkan bahwa tahapan krusial dalam perbaikan kapal sangat bergantung pada kondisi cuaca yang kering.
Proses teknis seperti pengupasan kerak lambung (blasting), pengecatan ulang, hingga pengelasan struktur utama tidak memungkinkan untuk dilakukan saat hujan turun.
"Kami terpaksa menghentikan aktivitas pengecatan dan pengelasan demi menjaga kualitas standar keamanan serta ketahanan material. Jika dipaksakan dalam kondisi lembap atau basah, cat tidak akan merekat sempurna dan hasil las berisiko mengalami keretakan," kata Divisi Kehumasan PT Arjaya Berkah Marine, Malikh, Kamis (5/2).
Keterlambatan ini, lanjut Malikh, tidak hanya merugikan pihak galangan, tetapi juga memicu efek domino pada sektor transportasi laut. Sejumlah kapal yang seharusnya sudah kembali beroperasi untuk melayani jalur logistik kini tertahan lebih lama di area galangan.
Untuk meminimalisir keterlambatan, dirinya mengungkapkan bahwa manajemen PT Arjaya Berkah Marine menerapkan strategi operasional yang lebih adaptif melalui sistem kerja shift yang fleksibel.
"Kami mengerahkan pekerja secara maksimal saat cuaca cerah untuk mengejar ketertinggalan progres. Kita memaksimalkan setiap celah waktu yang ada," tambah Malikh.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini bahwa potensi cuaca buruk di wilayah Banten diprediksi akan bertahan hingga akhir bulan ini. (E-4)
Hingga Selasa malam, total korban meninggal bencana di Sumatra mencapai 755 jiwa dan 647 orang masih dinyatakan hilang berdasarkan data terbaru pada dashboard penanganan bencana.
JALAN penghubung Kabupaten Pekalongan - Banjarnegara yang merupakan satu-satunya akses pengiriman logistik korban bencana longsor Pekalongan terputus.
PosIND berkomitmen untuk tetap melayani pelanggan dengan optimal dan mengantarkan kiriman tepat waktu.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Data BMKG selama 16 tahun terakhir (2010–2025) juga memperlihatkan tren peningkatan kejadian banjir dan tanah longsor yang sejalan dengan kenaikan suhu dan perubahan iklim.
Selain pengaruh siklon tropis, kondisi cuaca ekstrem juga dipicu oleh menguatnya Monsun Asia serta aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin.
Pada periode tersebut, kata dia, suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 25-33 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara berkisar 62-95 persen.
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai juga masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah pada Kamis (5/2) hingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved