Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH resmi memulai proses seleksi Panitia Seleksi (Pansel) untuk memilih Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang baru. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan bahwa proses ini akan dilakukan secara maraton dengan target penyelesaian dalam waktu dua minggu.
Langkah cepat ini diambil untuk memastikan kepemimpinan di otoritas pengawas sektor keuangan tersebut segera memiliki status definitif. Purbaya menekankan bahwa keberadaan ketua definitif sangat krusial untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sistem keuangan di tahun 2026.
Menurut Purbaya, Pansel akan bekerja ekstra keras untuk menyaring kandidat-kandidat terbaik yang memiliki rekam jejak mumpuni di industri jasa keuangan. Meskipun waktu yang tersedia cukup singkat, ia menjamin proses seleksi tetap mengedepankan prinsip tata kelola yang baik dan transparansi.
"Kami memulai proses Pansel OJK hari ini. Targetnya tidak lama, dalam dua minggu ke depan kita harapkan sudah ada nama Ketua OJK definitif yang bisa diajukan," ujar Purbaya saat memberikan keterangan di Jakarta, Senin (2/2/2026).
Percepatan pembentukan kepemimpinan definitif di OJK diharapkan dapat memberikan kepastian bagi para pelaku pasar. Sektor perbankan, pasar modal, hingga industri keuangan non-bank (IKNB) membutuhkan arah kebijakan yang jelas untuk menghadapi dinamika ekonomi global yang masih fluktuatif.
Purbaya juga menambahkan bahwa penguatan koordinasi antara OJK, Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, dan LPS dalam forum KSSK akan semakin solid dengan hadirnya pimpinan OJK yang baru. Hal ini penting untuk memastikan perputaran Mata Uang Rupiah di pasar domestik tetap stabil dan terlindungi dari guncangan eksternal.
| Tahapan Seleksi | Estimasi Waktu |
|---|---|
| Pembukaan Pendaftaran & Seleksi Administrasi | 3-5 Hari |
| Fit and Proper Test | 5-7 Hari |
| Penyerahan Nama ke Presiden | Akhir Minggu ke-2 |
MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa pengisian tiga posisi kosong di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak harus dilakukan melalui pembentukan tim seleksi.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyambut positif pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman, kemarin (30/1).
Korps Bhayangkara kini tengah mendalami unsur dugaan pidana terkait isu 'saham gorengan' yang disinyalir menjadi biang kerok anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) baru-baru ini.
(Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (pejabat Eselon II) di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta pada Rabu (28/1).
PEMERINTAH pusat kembali menaruh perhatian serius pada Batam.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa turut buka suara terkait dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami penurunan yang mencapai 8%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved