Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami gejolak dan bergerak di zona merah pada perdagangan Jumat (30/1), sebelum akhirnya berbalik menguat dan ditutup di level 8.276,57 atau naik 0,54% pukul 09.40 WIB.
Perubahan arah pergerakan indeks terjadi di tengah sentimen pasar yang merespons pengumuman pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman dari jabatannya.
Pada awal perdagangan hari ini, IHSG dibuka melemah dan tertekan oleh aksi jual investor seiring meningkatnya kehati-hatian pasar. Tekanan sempat membawa indeks turun hingga menyentuh 8.183 atau anjlok 0,60%.
Sentimen berbalik positif setelah manajemen BEI menyampaikan pernyataan resmi terkait pengunduran diri Iman Rachman.
Direktur Utama (Dirut) Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya, Jumat (30/1). Ini menyusul anjloknya indeks saham yang memicu pembekuan sementara perdagangan saham (trading halt) selama dua hari berturut-turut.
Iman menuturkan, meskipun kondisi pasar mulai membaik pada perdagangan Jumat (30/1), dirinya memutuskan mundur sebagai bentuk tanggung jawab atas gejolak pasar yang terjadi dalam dua hari terakhir.
“Walaupun kondisi pagi hari ini membaik, saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, dan sebagai bentuk tanggung jawab atas apa yang terjadi dua hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri,” ujar Iman saat memberikan keterangan di Kantor BEI, Jakarta, Jumat.
Ia berharap keputusan tersebut dapat membawa dampak positif bagi pasar modal Indonesia ke depan.
“Saya berharap ini yang terbaik untuk pasar modal kita,” katanya. (H-2)
EKONOM Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet menilai keputusan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia atau Dirut BEI mundur tepat di tengah gejolak IHSG
INDEKS Harga Saham Gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (30/1) sore ditutup menguat dan rebound setelah kisruh Morgan Stanley Capital International atau MSCI.
Langkah pengunduran diri Dirut BEI Iman Rachman yang drastis ini diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas gejolak pasar ekstrem Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah adanya intervensi Istana alias cawe-cawe terkait mundurnya Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman.
Pengunduran diri Direktur Utama BEI Iman Rachman dinilai sebagai bentuk respons atas kegagalan mengantisipasi dampak keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Mundurnya Direktur Utama BEI dipandang sebagai bentuk tanggung jawab institusional, sekaligus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan pasar modal.
Anomali pasar terjadi Selasa (27/1/2026). Saat harga emas Antam dan dunia cetak rekor tertinggi sepanjang masa (ATH), saham MDKA, ANTM, hingga BRMS justru 'kebakaran'. Cek datanya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved