Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Keputusan Dirut BEI Mundur Bangkitkan Kepercayaan Pasar di Tengah Isu IHSG

Media Indonesia
30/1/2026 17:37
Keputusan Dirut BEI Mundur Bangkitkan Kepercayaan Pasar di Tengah Isu IHSG
Dirut Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyampaikan kata sambutan pada penutupan perdagangan BEI tahun 2025 di Jakarta, Selasa (30/12/2025).(. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc.)

EKONOM Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet menilai keputusan Iman Rachman Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia atau Dirut BEI mundur tepat di tengah gejolak Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG.

"Keputusan mundur Dirut BEI di tengah dinamika IHSG justru merupakan langkah yang tepat dan dibutuhkan sebagai bentuk positive shock therapy bagi pasar," ujar Yusuf di Jakarta, Jumat (30/1).

Ketika IHSG mengalami penghentian sementara perdagangan atau trading halt, ujar dia, bukan mengenai kebijakan teknis, tetapi ada efek sinyal psikologis bagi pelaku pasar.

Ia menjelaskan keputusan Dirut BEI mundur sebagai pimpinan merupakan tanggung jawab moral. Ini, ujar dia, memberikan pesan kuat bahwa ada komitmen kuat otoritas untuk memulihkan kepercayaan pasar setelah IHSG sempat anjlok selama dua hari terakhir.

"Terlihat dari respons rebound pasar sesaat setelah pengumuman," kata dia.

IHSG 30 Januari 2026 Jumat pagi dibuka menguat 88,88 poin atau 1,08 persen ke posisi 8.321,08. Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 11,59 poin atau 1,43 persen ke posisi 824,60.

Dia menambahkan, kejatuhan IHSG juga dipicu oleh sentimen negatif Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang mengeluarkan syarat dan mempersoalkan transparansi free float.

"Jika posisi tetap dipertahankan di tengah kegagalan menjaga stabilitas, risiko capital outflow  justru lebih besar karena investor asing kehilangan kepercayaan. Mundur bukan tanda kelemahan, tapi upaya mencegah krisis kepercayaan yang lebih dalam," kata Yusuf. (Ant/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya