Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
Analis Goldman Sachs Group menurunkan rekomendasi saham Indonesia menjadi underweight seiring meningkatnya kekhawatiran terkait kelayakan investasi (investability) yang disorot oleh MSCI. Goldman Sachs memperingatkan bahwa kondisi tersebut berpotensi memicu arus keluar dana asing lebih dari US$13 miliar apabila status pasar Indonesia diturunkan menjadi frontier market.
Dalam skenario ekstrem, Goldman Sachs memperkirakan dana pasif yang mengikuti indeks MSCI dapat melepas aset saham Indonesia hingga US$7,8 miliar jika Indonesia dikeluarkan dari kategori pasar negara berkembang. Selain itu, potensi arus keluar tambahan sebesar US$5,6 miliar juga dapat terjadi apabila FTSE Russell melakukan peninjauan ulang terhadap metodologi dan status free float pasar saham Indonesia.
Para analis Goldman Sachs, termasuk Timothy Moe, menilai potensi penjualan pasif lanjutan tersebut akan menjadi faktor penekan bagi kinerja pasar saham domestik. Mereka menegaskan bahwa dinamika ini berisiko menghambat pergerakan pasar dalam jangka menengah, terutama di tengah meningkatnya tekanan volatilitas.
Dalam catatan terpisah, Goldman Sachs juga menyoroti posisi manajer dana aktif regional yang saat ini cenderung overweight di pasar saham Indonesia. Menurut mereka, kombinasi antara potensi penurunan status pasar, meningkatnya tekanan pasar, serta risiko penurunan likuiditas dapat mendorong investor long-only untuk melakukan penyesuaian portofolio secara signifikan.
Kondisi tersebut dinilai turut membuka peluang masuknya aliran spekulatif dari hedge fund, yang berpotensi memperbesar fluktuasi pasar. Goldman Sachs menekankan bahwa ketidakpastian terkait status indeks dan persepsi investability akan menjadi faktor kunci yang terus dicermati investor global terhadap pasar saham Indonesia ke depan.
Pada perdagangan IHSG hari ini, 29 Januari 2026, (BEI) melakukan pembekuan sementara perdagangan atau trading halt. Itu dilakukan menyusul penurunan tajam Indeks IHSG yang mencapai 8%. Penghentian sementara perdagangan dilakukan pada pukul 09.26.01 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) sebagai langkah pengamanan pasar. (E-3)
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa turut buka suara terkait dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami penurunan yang mencapai 8%.
BEI melakukan pembekuan sementara perdagangan atau trading halt pada Kamis, 29 Januari 2026, menyusul penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8%.
IHSG hari ini, Kamis 29 Januari 2026, kembali ambruk lebih dari 5% akibat panic selling pasca pengumuman MSCI. Cek data lengkap dan analisis dampaknya terhadap Rupiah.
Data lengkap sejarah trading halt di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari krisis 2008, pandemi 2020, hingga insiden terbaru 2026. Simak tabel kronologis dan pemicunya.
Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali menjadi sorotan utama pasar setelah mengalami tekanan jual besar-besaran dari investor asing.
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) akan melakukan pembelian kembali saham perseroan (shares buyback) yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
BEI melakukan pembekuan sementara perdagangan atau trading halt pada Kamis, 29 Januari 2026, menyusul penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8%.
Masuknya aliran dana asing ke saham ini mengindikasikan adanya sentimen spesifik yang membuat emiten ini tetap dilirik di tengah volatilitas pasar.
Trading halt adalah pembekuan sementara perdagangan saham. Simak penyebab, mekanisme circuit breaker, dan aturan terbaru BEI 2026 di sini.
Sentimen negatif dari pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait rebalancing indeks saham Indonesia cenderung bersifat jangka pendek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved