Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

BCA Harap Thomas Djiwandono Bawa Gagasan Baru, BI Rate Diproyeksi Turun 1–2 Kali Tahun Ini

Naufal Zuhdi
27/1/2026 19:23
BCA Harap Thomas Djiwandono Bawa Gagasan Baru, BI Rate Diproyeksi Turun 1–2 Kali Tahun Ini
PRESIDEN Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Hendra Lembong menyambut positif terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).(Dok. Istimewa)

PRESIDEN Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Hendra Lembong menyambut positif terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Ia berharap kehadiran Deputi Gubernur BI yang baru dapat membawa gagasan dan perspektif segar guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.

“Tentu harapannya Pak Thomas bisa membawa ide-ide baru yang lebih baik lagi untuk membantu pertumbuhan ekonomi,” ujar Hendra saat acara konferensi pers yang digelar secara daring, Selasa (27/1).

Hendra mengatakan, pihaknya berencana menjalin komunikasi lebih lanjut dengan Thomas Djiwandono setelah proses pelantikan resmi. Menurut dia, dialog antara pelaku industri perbankan dan otoritas moneter menjadi penting untuk memperkuat pemahaman bersama terhadap dinamika ekonomi dan kebijakan ke depan.

“Kami tentu akan bertemu beliau setelah resmi menjabat. Pada kesempatan berikutnya, kami bisa berbagi pandangan mengenai kondisi dan pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Seiring dengan dinamika kebijakan moneter, Hendra juga menyampaikan proyeksi BCA terkait arah suku bunga acuan BI atau BI Rate sepanjang tahun ini. Ia memperkirakan Bank Indonesia akan memangkas BI Rate sebanyak satu hingga dua kali.

“Untuk tahun ini, kami memproyeksikan penurunan BI Rate sekitar satu sampai dua kali,” ujarnya.

Proyeksi tersebut lebih moderat dibandingkan perkiraan sebelumnya. Hendra menjelaskan, pada tahun lalu BCA sempat memproyeksikan pemangkasan suku bunga hingga tiga kali. Namun, perkembangan terbaru terutama dari kebijakan moneter Amerika Serikat mendorong revisi outlook tersebut.

“Kalau Bapak-Ibu ingat, tahun lalu kami memproyeksikan penurunan hingga tiga kali. Namun melihat situasi di Amerika Serikat yang tidak seagresif seperti yang diperkirakan sebelumnya, kami merevisi proyeksi pemangkasan suku bunga menjadi satu sampai dua kali,” jelasnya. (Fal/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya