Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
Sikap menahan suku bunga acuan (BI Rate) dinilai paling rasional di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufikurahman menjelaskan, tekanan rupiah yang terus berlanjut jelas mempersempit ruang pelonggaran suku bunga ke depan.
“Secara teori dan praktik, penurunan BI rate di tengah mata uang yang melemah berisiko memperbesar capital outflow dan memperburuk tekanan nilai tukar. Karena itu, hasil RDG (rapat dewan gubernur Bank Indonesia) paling rasional adalah sikap menahan suku bunga sambil menegaskan komitmen stabilitas, meskipun inflasi relatif terkendali,” papar Rizal saat dihubungi, Selasa (20/1).
Menurutnya, ruang penurunan suku bunga baru akan terbuka kembali jika volatilitas rupiah mereda dan arus modal mulai stabil. “Dengan kata lain, dalam situasi saat ini, stabilitas nilai tukar menjadi prasyarat utama sebelum BI dapat kembali lebih akomodatif terhadap pertumbuhan,” jelasnya.
Rizal mengatakan bahwa menahan laju pelemahan rupiah pada dasarnya menuntut kombinasi kebijakan yang tegas, terukur, dan konsisten antara Bank Indonesia dan pemerintah. Dari sisi moneter, katanya, fokus utama BI seharusnya tetap pada stabilisasi nilai tukar.
Hal itu bisa dilakukan melalui bauran instrumen, mulai dari intervensi valas yang terukur, optimalisasi instrument Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), hingga pengelolaan likuiditas rupiah agar volatilitas tidak berubah menjadi kepanikan pasar. Namun, kata Rizal, itu saja tidak cukup. Pemerintah perlu memperkuat sisi fundamental melalui disiplin fiskal, kejelasan arah kebijakan pembiayaan, serta langkah konkret memperbaiki neraca eksternal.
“Terutama dengan menjaga impor tetap selektif dan mendorong devisa ekspor kembali ke dalam negeri. Tanpa perbaikan persepsi risiko fiskal dan eksternal, upaya BI berisiko menjadi sekadar penahan sementara, bukan solusi yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Sementara itu, nilai tukar rupiah hari ini terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan tren pelemahan pada perdagangan Selasa, 20 Januari 2026. Berdasarkan data referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia, rupiah hari ini bertengger di level yang mengkhawatirkan, yakni menyentuh Rp16.978 per dolar AS. (E-3)
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan BI-Rate di level 4,75% bulan ini menjelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI.
IHSG Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Kamis, 19 Februari 2026, dibuka menguat seiring harapan pelaku pasar bahwa Bank Indonesia akan mempertahankan suku bunga acuannya.
Ekonom LPPI Ryan Kiryanto memperkirakan Bank Indonesia mempertahankan BI Rate 4,75% di tengah inflasi di atas 3% dan pelemahan rupiah ke Rp16.884 per dolar AS.
GUBERNUR Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan masih terbuka peluang penurunan lanjutan suku bunga acuan atau BI Rate pada tahun ini.
Terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) dinilai menjadi langkah positif bagi penguatan kebijakan ekonomi nasional.
Sejumlah ekonom memproyeksikan Bank Indonesia akan mempertahankan BI Rate di level 4,75% pada pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Januari 2026, Rabu (21/1) siang ini.
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
Bank Indonesia (BI) menyatakan akan terus memantau dinamika pasar keuangan secara cermat dan merespons secara tepat guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah konflik Timur Tengah.
ESKALASI konflik di Timur Tengah pasca serangan Amerika Serikat ke Iran memicu sentimen risk off di pasar keuangan global.
BI bersama perbankan membuka 359 titik layanan penukaran di 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat, termasuk 285 loket perbankan.
Bank Indonesia siapkan strategi atasi credit gap perbankan lewat insentif KLM Rp427,5 triliun dan penurunan BI-Rate untuk dorong kredit menganggur Rp2.506 T.
KANTOR Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah menyiapkan uang kartal sebesar Rp2,86 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melakukan penukaran uang menjelang Lebaran 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved