Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), pada pembukaan pagi ini, Senin 12 Januari 2026, hampir menyentuh 9.000 atau berada di level 8.991,75, menguat 55,00 poin atau 0,62%. Head of Research & Chief Economist Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto menyoroti perkembangan positif dan menyebut ini adalah kelanjutan tren dari 2025.
Rully mengatakan penguatan IHSG hari ini, termasuk sejak awal tahun, banyak didorong oleh saham-saham komoditas/pertambangan seperti AMMN, BUMI, BYAN, dan BRMS.
“Kami masih melihat potensi berlanjutnya kenaikan saham-saham di sektor tersebut didukung oleh tren penguatan harga beberapa komoditas utama, khususnya emas yang biasanya diuntungkan oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik,” katanya dalam keterangan yang diterima, Senin (12/1).
Menurutnya, perkembangan positif IHSG pada Januari ini terjadi di tengah perkembangan data ekonomi di awal tahun yang cenderung kurang menggembirakan. Misalnya inflasi Desember yang tinggi, surplus neraca perdagangan yang relatif rendah, serta kondisi defisit fiskal yang melebar akibat penerimaan pemerintah yang masih lemah.
“Rupiah juga cenderung mengalami tekanan cukup besar akibat sentimen risk-off global yang memicu penguatan indeks Dollar AS (DXY). Rupiah pertama kalinya ditutup di atas level 16.800 terhadap Dollar sejak April 2025,” katanya.
Menurutnya, kombinasi inflasi yang tinggi dan depresiasi Rupiah menyebabkan BI memiliki sangat sempit ruang untuk menurunkan suku bunga pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) pertama tahun ini pada 20 dan 21 Januari mendatang. (E-3)
IHSG ditutup menguat 1,20% ke level 7.106 pada Selasa (17/3). Simak analisis pemicu reli bursa saham jelang libur panjang Nyepi dan Idul Fitri 2026 di sini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa 17 Maret 2026.
IHSG dibuka menguat tajam 1,57% ke level 7.132 pada perdagangan Selasa (17/3). Tercatat 646 saham menguat dengan nilai transaksi Rp1,4 triliun.
IHSG ditutup anjlok 1,61% ke level 7.022 pada Senin (16/3/2026). Investor khawatir defisit fiskal melebar di atas 3% akibat tensi geopolitik & harga minyak.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Senin dibuka melemah seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap situasi global.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan awal pekan, Senin (16/3), dibuka di zona merah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa 17 Maret 2026.
IHSG dibuka menguat tajam 1,57% ke level 7.132 pada perdagangan Selasa (17/3). Tercatat 646 saham menguat dengan nilai transaksi Rp1,4 triliun.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Senin dibuka melemah seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap situasi global.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan awal pekan, Senin (16/3), dibuka di zona merah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan mengalami tekanan pada perdagangan Kamis seiring meningkatnya volatilitas harga minyak mentah di pasar global.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 12 Maret 2026, menunjukkan volatilitas tinggi di sesi pagi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved