Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

5 Aturan Investasi Warren Buffett untuk Pemula di Pasar Saham

 Gana Buana
31/12/2025 21:27
5 Aturan Investasi Warren Buffett untuk Pemula di Pasar Saham
Aturan investasi Warren Buffett yang cocok untuk pemula.(Antara)

NAMA Warren Buffett identik dengan investasi saham jangka panjang yang sukses dan konsisten. Dijuluki Oracle of Omaha, Buffett dikenal dengan strategi sederhana namun disiplin, yang membuatnya menjadi salah satu investor terkaya di dunia. Menariknya, prinsip investasi Warren Buffett justru sangat relevan dan mudah dipelajari oleh investor pemula, termasuk di Indonesia.

Berikut lima aturan investasi Warren Buffett yang bisa menjadi fondasi kuat bagi pemula sebelum terjun ke pasar saham.

1. Investasi pada Bisnis yang Dipahami

Warren Buffett selalu menekankan pentingnya memahami bisnis sebelum membeli sahamnya. Prinsip ini dikenal dengan istilah circle of competence.

Buffett menilai, investor tidak perlu mengetahui semua sektor, cukup fokus pada bisnis yang model usahanya mudah dipahami dan produknya dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Tips untuk pemula:

  • Pilih perusahaan dengan produk atau jasa yang familiar
  • Pahami sumber pendapatan dan risiko bisnis
  • Hindari saham yang hanya naik karena tren atau rumor

2. Fokus pada Investasi Jangka Panjang

Buffett bukan seorang trader. Ia membeli saham dengan perspektif kepemilikan bisnis jangka panjang.

“If you aren’t willing to own a stock for 10 years, don’t even think about owning it for 10 minutes.” - Warren Buffett

Bagi Buffett, fluktuasi harga jangka pendek bukanlah masalah selama fundamental bisnis tetap kuat.

Tips untuk pemula:

  • Jangan terpancing naik-turun harga harian
  • Bangun portofolio untuk jangka panjang
  • Kurangi transaksi berlebihan yang memicu biaya dan emosi

3. Pilih Perusahaan dengan Keunggulan Kompetitif (Economic Moat)

Warren Buffett menyukai perusahaan yang memiliki keunggulan kompetitif berkelanjutan atau economic moat, yaitu kemampuan bisnis untuk bertahan dari persaingan.

Keunggulan ini bisa berupa:

  • Merek yang kuat
  • Pangsa pasar dominan
  • Loyalitas pelanggan
  • Efisiensi biaya yang sulit ditiru

Tips untuk pemula:

  • Perhatikan konsistensi laba
  • Amati posisi perusahaan di industrinya
  • Pilih emiten dengan rekam jejak panjang

4. Beli Saham di Bawah Nilai Wajar

Buffett percaya bahwa harga saham tidak selalu mencerminkan nilai sebenarnya. Investor cerdas menunggu saat harga berada di bawah nilai intrinsiknya.

“Price is what you pay, value is what you get.”

Tips untuk pemula:

  • Jangan membeli saham karena FOMO
  • Gunakan rasio sederhana seperti PER dan PBV
  • Bandingkan harga saham dengan kinerja fundamental

5. Kendalikan Emosi dan Tetap Disiplin

Menurut Warren Buffett, musuh terbesar investor adalah emosi sendiri. Ketakutan dan keserakahan sering membuat investor mengambil keputusan yang salah.

Buffett justru terkenal berani membeli saham saat pasar sedang takut, dan menahan diri ketika pasar terlalu optimistis.

Tips untuk pemula:

  • Buat rencana investasi sejak awal
  • Tetap tenang saat pasar bergejolak
  • Jangan mudah terpengaruh opini sesaat

Kesimpulan

Lima aturan investasi Warren Buffett ini membuktikan bahwa kesuksesan di pasar saham tidak selalu bergantung pada strategi rumit. Disiplin, kesabaran, dan pemahaman bisnis justru menjadi kunci utama.

Bagi investor pemula di Indonesia, menerapkan prinsip Buffett dapat membantu membangun portofolio yang sehat dan berkelanjutan dalam jangka panjang. (The Essays of Warren Buffett: Lessons for Corporate America - Lawrence A. Cunningham/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya