Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
Dalam dunia investasi saham, strategi bisa berubah, tren bisa datang dan pergi. Namun, ada satu pendekatan yang tetap relevan lintas generasi, cara berinvestasi ala Warren Buffett. Investor legendaris ini membuktikan bahwa kesuksesan besar justru lahir dari prinsip yang sederhana dan konsisten.
Berikut rangkuman prinsip investasi saham ala Warren Buffett yang bisa kamu terapkan, baik sebagai pemula maupun investor berpengalaman.
Warren Buffett tidak pernah membeli saham hanya karena ikut-ikutan. Ia hanya berinvestasi pada perusahaan dengan model bisnis yang jelas dan mudah dipahami.
Jika kamu tidak bisa menjelaskan bagaimana sebuah perusahaan menghasilkan uang, maka saham tersebut bukan pilihan yang tepat. Memahami bisnis jauh lebih penting daripada sekadar membaca pergerakan harga.
Buffett sering mengatakan bahwa membeli saham sama seperti membeli sebuah bisnis secara utuh. Karena itu, ia memilih perusahaan yang tetap ingin ia miliki meski pasar saham tutup selama bertahun-tahun.
Pendekatan ini membuat investor lebih rasional dan tidak mudah panik saat harga saham berfluktuasi.
Jika tujuanmu adalah keuntungan cepat, pasar saham bukan tempat yang ideal. Warren Buffett justru membangun kekayaannya lewat kesabaran.
Ia menahan saham berkualitas selama bertahun-tahun dan membiarkan kekuatan compound interest bekerja. Semakin lama waktu investasi, semakin besar potensi pertumbuhan nilai aset.
Salah satu ciri khas strategi Buffett adalah memilih perusahaan yang memiliki keunggulan kompetitif berkelanjutan atau economic moat.
Perusahaan dengan merek kuat, pelanggan loyal, dan posisi pasar dominan cenderung lebih stabil menghadapi krisis dan persaingan. Inilah jenis saham yang berpotensi memberikan keuntungan jangka panjang.
Meski dikenal sebagai investor saham, Buffett tidak pernah menginvestasikan seluruh dananya. Ia selalu menyimpan kas.
Uang tunai berfungsi sebagai:
Buffett percaya bahwa tujuan utama investor bukan hanya mencari keuntungan, tetapi menghindari kerugian besar.
Itulah sebabnya ia selalu menekankan:
Menurut Warren Buffett, investor sukses bukanlah yang paling pintar, tetapi yang paling disiplin. Ia tidak tergoda rumor, tidak panik saat pasar turun, dan tidak serakah saat pasar naik.
Konsistensi menjalankan strategi jauh lebih berharga daripada sering berganti metode investasi.
Prinsip investasi saham ala Warren Buffett tidak bergantung pada tren, teknologi, atau spekulasi. Fokusnya adalah logika bisnis, kesabaran, dan pengelolaan risiko.
Bagi kamu yang ingin memulai perjalanan investasi dengan fondasi kuat, memahami pola pikir Buffett adalah langkah awal yang sangat tepat. (BNI Sekuritas/Z-10)
Ini rahasia pensiun Warren Buffett: investasi jangka panjang, hidup sederhana, dan strategi keuangan aman di usia tua.
Pelajari 5 aturan investasi Warren Buffett yang cocok untuk pemula, mulai dari memahami bisnis, fokus jangka panjang, hingga mengelola emosi di pasar saham.
Warren Buffett, investor legendaris dan miliarder dunia, resmi mengumumkan rencana pensiunnya dari kepemimpinan Berkshire Hathaway pada akhir tahun 2025
Masih banyak trader masuk ke pasar saham tanpa pemahaman matang sehingga cenderung mengambil keputusan emosional.
Penguatan ini terjadi setelah saham REAL sempat terkoreksi menyusul sanksi administratif yang dikenakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Presiden Prabowo sangat marah atas gejolak IHSG setelah MSCI membekukan kenaikan bobot saham Indonesia. Pemerintah bertekad jaga kredibilitas pasar modal.
Momentum ini menjadi titik awal pembenahan internal yang lebih komprehensif, dengan fokus pada penguatan GCG agar operasional perusahaan semakin terstruktur dan akuntabel.
Bursa Efek Indonesia (BEI) merespons pengumuman Moody’s yang menurunkan outlook kredit Indonesia menjadi negatif sambil mempertahankan peringkat Baa2.
REFORMASI tata kelola dinilai menjadi kunci utama untuk memulihkan kepercayaan investor di tengah tekanan yang belakangan membayangi pasar keuangan domestik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved