Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Petani Kopi Garut Tembus Pasar Ekspor lewat Program Desa Sejahtera

Akmal Fauzi
13/12/2025 22:44
Petani Kopi Garut Tembus Pasar Ekspor lewat Program Desa Sejahtera
ilustrasi(Istimewa)

PEREKONOMIAN petani kopi di Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengalami peningkatan signifikan melalui Program Desa Sejahtera Astra. Program ini berhasil menaikkan pendapatan rata-rata keluarga petani dari semula sekitar Rp1,3 juta per bulan menjadi Rp3,7 juta per bulan.

"Upaya ini diharapkan memberi nilai tambah yang langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro.

Djony menjelaskan, pelaksanaan Program Desa Sejahtera Astra di Cikajang menunjukkan hasil yang menggembirakan. Bahkan, sebagian keluarga petani kopi mampu mencatatkan pendapatan di atas Rp4,5 juta per bulan, seiring dengan penguatan kapasitas usaha dan akses pasar.

Peningkatan kesejahteraan tersebut diperkuat dengan terbentuknya koperasi mandiri yang berfungsi sebagai kelembagaan ekonomi desa, sekaligus menopang keberlanjutan usaha kopi rakyat di wilayah tersebut.

Kopi Garut Tembus Pasar Internasional

Selain berdampak pada peningkatan pendapatan, kopi arabika Desa Sejahtera Astra Cikajang juga menunjukkan perkembangan positif di pasar global. Produk kopi Garut kini telah diekspor ke Eropa, Dubai, Mesir, dan Singapura, serta pengiriman terbaru ke Thailand, yang semakin memperluas jangkauan pemasaran dan memperkuat posisi kopi lokal dalam rantai nilai global.

Sejak 2017, Astra secara konsisten memberikan pendampingan kepada petani kopi melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penyediaan fasilitas pascapanen seperti solar dryer, serta pengolahan produk dari buah kopi menjadi green beans dan roasted beans.

Pendampingan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas produksi, produktivitas, sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi petani kopi Garut.

“Penguatan ekosistem kopi Garut merupakan bagian dari komitmen Astra untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui peningkatan kapasitas dan kualitas produksi," kata Djony. 

Tokoh Penggerak Desa Sejahtera Astra Cikajang, Bernard Suryanto Langoday, berperan aktif dalam mendorong penerapan standar kualitas, teknik budidaya modern, serta pemahaman petani terhadap pengolahan dan pemasaran berbasis nilai tambah.

Melalui pendekatan tersebut, Bernard menggerakkan lebih dari 4.000 warga dalam penguatan ekosistem kopi dari hulu hingga hilir, yang berdampak pada peningkatan produktivitas, efisiensi usaha, serta perluasan pasar.

Semangat Astra dalam mendukung pemberdayaan ekonomi desa dan penguatan ekosistem pertanian berkelanjutan ini sejalan dengan cita-cita Astra Sejahtera Bersama Bangsa, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik