Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Keberlanjutan menjadi bagian esensial dari strategi jangka panjang PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), sekaligus menjadi jawaban atas tuntutan global mengenai efisiensi, keadilan sosial, dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Komitmen tersebut tercermin dalam laporan keberlanjutan (sustainability report) perusahaan yang menunjukkan kemajuan signifikan, mulai dari peningkatan efisiensi energi, penurunan emisi, hingga penguatan aspek sosial dan tata kelola.
“Bagi kami, laporan keberlanjutan bukan sekadar dokumen, tetapi refleksi komitmen dalam menciptakan nilai jangka panjang. Karena itu, laporan disusun secara terbuka agar seluruh pemangku kepentingan memahami langkah nyata yang dilakukan Pupuk Kaltim,” ujar Direktur Manajemen Risiko Pupuk Kaltim, Teguh Ismartono.
Komitmen tersebut kembali mendapat pengakuan melalui keberhasilan Pupuk Kaltim mempertahankan predikat Platinum untuk kedelapan kalinya dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (Asrrat) 2025. Penghargaan tertinggi dari National Center for Corporate Reporting (NCCR) ini menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam menjalankan tata kelola yang transparan, akuntabel, serta berorientasi masa depan.
Prestasi ini juga mengokohkan posisi Pupuk Kaltim sebagai salah satu perusahaan paling konsisten dalam penerapan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) di Asia. Perusahaan tidak hanya memenuhi regulasi keberlanjutan, tetapi turut menghadirkan inovasi, efisiensi proses, serta kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat.
Teguh menjelaskan bahwa keberlanjutan merupakan fondasi penting bagi ketangguhan perusahaan di masa mendatang. Melalui laporan keberlanjutan, Pupuk Kaltim menunjukkan perbaikan signifikan pada pengelolaan energi, pengurangan emisi, penguatan sosial, hingga peningkatan tata kelola perusahaan.
Dalam implementasi ESG, Pupuk Kaltim terus mengembangkan inovasi ramah lingkungan, antara lain melalui efisiensi energi berbasis optimalisasi proses produksi, pemanfaatan teknologi modern, serta peningkatan keandalan fasilitas. Perusahaan juga memperluas strategi dekarbonisasi, termasuk pengembangan energi bersih berbasis clean ammonia sebagai alternatif energi rendah karbon. Inisiatif ini mendukung transisi energi nasional sekaligus membuka peluang perusahaan mengambil peran dalam rantai nilai energi hijau global.
Pada aspek sosial, Pupuk Kaltim memperluas kontribusi melalui program pemberdayaan ekonomi, pelatihan bagi petani dan nelayan, serta dukungan sektor pendidikan dan kesehatan. Seluruh program dirancang berbasis kebutuhan dan diarahkan pada kemandirian komunitas.
“Upaya ini bertujuan menciptakan dampak jangka panjang yang selaras dengan visi perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat,” tambah Teguh.
Pupuk Kaltim juga menempatkan manajemen risiko berbasis ESG sebagai prioritas, mengingat tantangan industri saat ini mencakup risiko iklim, sosial, hingga reputasi. Pembaruan kebijakan risiko, digitalisasi sistem pemantauan, serta peningkatan literasi risiko internal menjadi langkah penting untuk memastikan setiap keputusan strategis mempertimbangkan dampaknya terhadap keberlanjutan jangka panjang.
“Transparansi dan akuntabilitas pelaporan menjadi dasar kepercayaan publik terhadap Pupuk Kaltim, sehingga kualitas penyajian data, metodologi penghitungan, dan evaluasi indikator keberlanjutan terus kami tingkatkan,” tegasnya.
Dengan diraihnya Platinum ASRRAT 2025, Pupuk Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus menjadikan keberlanjutan sebagai nilai strategis dalam seluruh proses bisnisnya. Penghargaan ini menjadi momentum bagi perusahaan untuk memperkuat inovasi, peningkatan tata kelola, pemberdayaan masyarakat, serta pelestarian lingkungan.
“Pupuk Kaltim akan terus mengakselerasi inovasi guna memperkuat ketahanan perusahaan menghadapi dinamika global, sekaligus berkontribusi pada masa depan yang lebih hijau,” tandas Teguh. (E-3)
Di tengah meningkatnya tekanan perubahan iklim dan pemanasan laut, diskusi tentang energi dan kelautan kini tidak lagi berdiri sendiri.
Inisiatif PLTS Atap ini menjadi langkah penting dalam upaya menurunkan emisi operasional sekaligus memperkuat transisi energi bersih di sektor kesehatan nasional.
Tantangan sektor energi ke depan membutuhkan talenta muda yang tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga siap secara mental, keterampilan, dan pemahaman industri sejak di bangku kuliah.
Wacana penghentian insentif kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) berpotensi menghambat laju transisi energi nasional.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk merefleksikan dinamika isu energi nasional dan global sepanjang tahun 2025, sekaligus membahas arah kebijakan energi nasional pada tahun 2026.
Pertamina NRE kembali menunjukkan langkah strategisnya dalam transisi energi nasional dengan menandatangani nota kesepahaman bersama perusahaan Tiongkok.
PT Pupuk Indonesia melalui anak usahanya, PT Pupuk Kalimantan Timur, meresmikan proyek Revamping Ammonia Pabrik-2 sebagai bagian dari program revitalisasi industri pupuk nasional.
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menutup tahun 2025 dengan kinerja produksi yang melampaui target, menandakan peran strategis perusahaan dalam menjaga pasokan pupuk nasional.
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mencatat penjualan pupuk nonsubsidi sebesar 836 ribu ton melalui program One Day Promotion (ODP) yang digelar di 10 provinsi.
UPAYA pengurangan jejak lingkungan industri melalui aksi penanaman 1.977 pohon kembali dilakukan PT Pupuk Kalimantan Timur.
Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) dan PT Pertamina Petrochemical Trading membuka babak baru kerja sama strategis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved