Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Kehadiran AI Tuntut Perusahaan Perkuat Tata Kelola Digital

Rahmatul Fajri
03/12/2025 22:25
Kehadiran AI Tuntut Perusahaan Perkuat Tata Kelola Digital
Ilustrasi(Dok Istimewa)

MUNCULNYA kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), meningkatnya ancaman siber dan isu privasi, serta dinamika regulasi menuntut sebuah organisasi atau perusahaan berevolusi dengan ketepatan lebih besar.

“Saat ini, AI sudah jadi bagian kehidupan. Tata kelola digital harus bisa menjawab ini. Beradaptasi dengan realitas di lapangan, kami meluncurkan layanan AI Advisory guna membantu organisasi mengadopsi AI secara bertanggung jawab, aman, dan strategis. Layanan baru ini mencakup AI Governance, AI Policy & Procedures, hingga implementasi ISO/IEC 41001:2023," terang Managing Partner & Co-founder Veda Praxis Satya Rinaldi, di Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Ia mengatakan tidak hanya layanan, pihaknya terus memperluas jangkauan geografis di Singapura dan Vietnam untuk menjangkau banyak negara di Asia Tenggara serta memperkuat kolaborasi lintas batas dalam berbagai inisiatif tata kelola, kapabilitas digital, dan transformasi bisnis.

Chief Executive Officer & Partner Veda Praxis Syahraki Syahrir mengatakan memasuki usia dua dekade, konsultan manajemen Veda Praxis menegaskan visi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan digital dan tata kelola organisasi sebagai dua pilar penting bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan Asia Tenggara.

Berbekal pengalaman sebagai penyedia layanan tata kelola bisnis yang berorientasi masa depan, pihaknya berkomitmen jadi mitra strategis dunia usaha dalam memperkuat kapabilitas dan mendorong transformasi untuk mendukung pencapaian visi Indonesia menjadi negara maju pada 2045.
Ia mengatakan sejak didirikan pada 2005, pihaknya berangkat dari keyakinan bahwa metodologi global dapat dipadukan dengan perspektif lokal untuk memberikan dampak berkelanjutan.

Seiring berkembangnya tata kelola dan teknologi, fokus Veda Praxis pada governance, risk management, compliance (GRC) berkembang lebih luas. Kini, layanan advisory dan assurance mencakup berbagai bidang, dari manajemen dan audit hingga transformasi digital, cybersecurity, dan pelindungan data pribadi.

"Dengan kantor di Jakarta, Semarang, Surabaya, dan Ho Chi Minh City dan Singapura, kami mendampingi organisasi di berbagai sektor, termasuk sektor keuangan, BUMN, kesehatan, pertambangan dan energi, serta manufaktur, di Indonesia dan Asia Tenggara," kata Syahraki.

Kontribusi itu juga diwujudkan lewat pembangunan ekosistem pengetahuan yang menghubungkan praktisi industri, regulator, akademisi, dan para ahli melalui riset, forum diskusi, publikasi, serta program pelatihan.

“Melalui pembangunan ekosistem, transformasi tidak berhenti pada satu institusi. Dengan menghubungkan regulator, industri, akademisi, dan mitra strategis, kami berupaya memperkuat kapasitas kolektif untuk menghasilkan dampak yang melampaui batas organisasi hingga menjangkau masyarakat luas,” ujar Syahraki.

Ia melanjutkan sejak awal investasi pada talenta jadi fondasi utama. "Kami konsisten memprioritaskan pengembangan sumber daya manusia melalui pembelajaran berbasis proyek, mentorship, riset terapan, serta sertifikasi global di berbagai bidang, termasuk governance, manajemen risiko, audit, dan keamanan informasi," pungkasnya.

Deputy to Chief of International & Marketing dan Co-founder Veda Praxis Novaldy Antonio menjelaskan dengan kantor di Singapura dan Vietnam, pihaknya menjembatani talenta Indonesia untuk memberikan layanan di berbagai negara serta membantu organisasi dan investor internasional memasuki pasar Indonesia lebih efektif.

Chief Financial Officer & Co-founder Veda Praxis Dadan Gunawan menambahkan dengan dua dekade pengalaman, pihaknya berharap terus melayani industri dalam menavigasi ketidakpastian nasional dan regional melalui penguatan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan atau GRC yang lebih substansial.(H-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya