Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ASOSIASI Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) berharap pemerintah tidak terlalu lama ketika menerapkan durasi pelarangan truk logistik sumbu 3 pada saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
“Kalau bisa sih tidak dilakukan pembatasan operasional truk logistik saat Nataru nanti. Tapi, kalau pun diberlakukan kita meminta cukup dua hari sebelum hari H dan satu hari setelah hari H,” ujar Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aptrindo, Gemilang Tarigan dalam keterangan yang diterima (2/12).
Menurutnya, waktu pelarangan yang terlalu lama itu akan berdampak terhadap iklim bisnis angkutan barang, termasuk terhadap para pekerja. “Ya, bisa lumpuh kita semua. Karena kami juga mempertimbangkan para pekerja, pengemudi, buruh bongkar muat, di mana mereka sangat bergantung kepada pendapatan harian. Bisa enggak makan mereka nanti,” tandasnya.
Dia mengatakan kalau pelarangan itu diberlakukan, otomatis para pengusaha truk itu tidak bisa beroperasi lagi untuk mengangkut barang-barang ke pelabuhan. Hal itu disebabkan umumnya truk-truk yang digunakan untuk mengangkut barang-barang ke pelabuhan itu adalah truk-truk sumbu 3.
“Otomatis kami akan berhenti secara total jika tidak diizinkan beroperasi. Itu artinya income juga tidak ada sama sekali, sementara pengeluaran kami berjalan terus,” katanya.
Dia memperkirakan rata-rata kerugian yang dialami pengusaha truk saat berhenti beroperasi itu sekitar Rp1 juta per hari. “Sementara kita kan mempunyai kewajiban leasing bagi truk-truk yang masih ngutang. Itu yang paling memberatkan bagi kami para pengusaha truk ini jika sampai berhenti beroperasi,” ucapnya. (M-3)
Selain digitalisasi, IPC TPK mulai merancang konsep Hub & Spoke pada terminal-terminal yang dikelola.
Peningkatan volume ini didorong oleh pembukaan layanan baru, baik reguler maupun adhoc, yang memperkuat konektivitas perdagangan.
Klaim sejumlah pejabat tinggi negara bahwa kondisi pascabanjir di Sumatra, tampaknya belum sepenuhnya sejalan dengan realitas di lapangan.
Langkah ekspansi ini dilakukan untuk merespons peran strategis Jawa Timur yang kian melesat sebagai salah satu pusat perdagangan internasional di Indonesia.
Direktur Utama SPJM, Tubagus Patrick, menegaskan bahwa seluruh lini layanan perusahaan telah disiagakan untuk memastikan kelancaran operasional pelabuhan.
IPC Terminal Peti Kemas (IPC TPK) terus mencatatkan tren positif kinerja operasional menjelang akhir tahun 2025.
MENTERI Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan pelaksanaan pembatasan kendaraan angkutan barang pada masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Kemenhub menyampaikan isu penanganan lebih dimensi dan lebih muatan (ODOL) sebenarnya sudah ada sejak Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Mengawali tiga bulan pertama di tahun 2025, KAI Logistik telah berhasil mengelola lebih dari 5,8 juta ton barang.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatra Utara mencatatkan kinerja positif pada angkutan barang selama triwulan I 2025.
“Kita harus dorong percepatan pergerakan logistik dan tidak boleh terhambat sedikitpun bahkan sampai waktu 16 hari."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved