Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Tokocrypto, salah satu pedagang aset kripto terkemuka di Indonesia, meluncurkan pembaruan layanan premium Tokocrypto Prestige. Langkah ini diambil menyusul peningkatan signifikan minat investor institusional terhadap aset digital, baik secara global maupun di Indonesia.
Pertumbuhan sektor kripto sepanjang tahun 2025 dengan kapitalisasi pasar global menembus US$4 triliun. Data di Indonesia juga menunjukkan tren positif; nilai transaksi aset kripto mencapai Rp 409,56 triliun pada Januari–September 2025, dengan jumlah investor menembus 18,61 juta konsumen per Oktober 2025 (data OJK).
Indonesia kini berada di peringkat ke-7 Global Crypto Adoption Index 2025, dengan posisi yang menonjol di kategori institusional (peringkat 7) dan Decentralized Finance (DeFi) di peringkat 4.
"Minat institusi terhadap aset digital kini meningkat sangat cepat, baik secara global maupun di Indonesia. Mereka tidak lagi melihat kripto sebagai tren jangka pendek, tetapi sebagai kelas aset strategis yang mampu memberikan diversifikasi dan potensi imbal hasil jangka panjang," ujar Calvin Kizana, CEO Tokocrypto, melalui keterangannya, Senin (1/12).
Pergeseran dari dominasi investor ritel ke adopsi institusional didukung oleh kejelasan regulasi di dalam negeri. Sejak pengawasan dan pengaturan perdagangan aset kripto berpindah dari Bappebti ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui POJK 27/2024, pintu masuk bagi institusi semakin terbuka.
Aturan baru tersebut secara tegas memperbolehkan konsumen non-perseorangan, termasuk badan usaha dan badan hukum, untuk menggunakan layanan perdagangan aset kripto melalui Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD).
Hingga Januari 2025, OJK mencatat terdapat 556 investor institusional yang telah berinvestasi pada aset digital. Di pasar modal, tiga emiten tercatat telah menempatkan sebagian aset mereka dalam aset kripto, yakni PT Eastparc Hotel Tbk (EAST), PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH), dan PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA).
Calvin menambahkan, tren ini sejalan dengan survei global yang menunjukkan bahwa lebih dari 75% investor institusional berencana menambah alokasi dana ke aset digital sepanjang 2025.
"Tren global dan dukungan regulasi di Indonesia menunjukkan bahwa aset digital sudah memasuki fase adopsi institusional yang jauh lebih matang," jelasnya.
Untuk menjawab kebutuhan investor berskala besar yang membutuhkan layanan premium dan terstruktur, Tokocrypto memperkenalkan pembaruan pada layanan Tokocrypto Prestige. Program eksklusif ini ditujukan bagi investor institusional dan pengguna VIP.
"Melalui Tokocrypto Prestige, kami ingin menjawab kebutuhan institusi secara menyeluruh. Bukan hanya menyediakan akses perdagangan, tetapi membangun ekosistem yang mendukung eksplorasi aset digital secara strategis dan terukur," ungkap Calvin.
Layanan Tokocrypto Prestige menyediakan fasilitas premium, antara lain manajer akun pribadi yang profesional, akses prioritas ke produk investasi khusus, biaya transaksi yang lebih kompetitif, dan dukungan operasional 24/7.
Program ini diperkuat oleh penerapan standar kepatuhan yang ketat dan selaras dengan regulasi OJK, memastikan keamanan dan transparansi investasi institusi.
Tokocrypto memproyeksikan tahun 2026 sebagai tahun percepatan bagi adopsi institusional di Indonesia, didorong oleh regulasi yang semakin solid. "Melalui Tokocrypto Prestige, kami berkomitmen mendampingi institusi dalam memanfaatkan peluang ini secara aman, strategis, dan berkelanjutan," tutup Calvin. (H-2)
Harga bitcoin (BTC) jatuh ke level US$60.000 pada Februari 2026. Simak analisis penyebab, dampak likuidasi US$1,8 miliar, dan strategi investasi DCA.
PASAR aset kripto global sedang berada dalam fase volatilitas tinggi setelah bitcoin mengalami koreksi tajam ke kisaran level US$74.000 sebelum akhirnya melakukan rebound ke level US$77.000.
INDUSTRI aset kripto di Tanah Air menunjukkan kematangan yang signifikan sepanjang 2025.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) mencatat sekitar 72 persen pedagang aset keuangan digital (PAKD) di Indonesia masih mengalami kerugian hingga akhir 2025.
OJK mencatat total volume perdagangan aset kripto di Indonesia sepanjang 2025 mencapai Rp482,23 triliun, dengan jumlah investor kripto menyentuh 19,56 juta orang.
BANK sentral Iran tampaknya menggunakan sejumlah besar mata uang kripto yang didukung oleh politikus Inggris, Nigel Farage, yaitu stablecoin Tether.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved