Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Urban Furniture Jaya, perusahaan yang bergerak di bidang industri barang bangunan, furnitur, dan penggergajian kayu, resmi memperoleh fasilitas fiskal Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) Pembebasan dari Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY pada Kamis (20/11).
Perusahaan yang berlokasi di Kabupaten Karanganyar tersebut diketahui telah memasarkan produknya di pasar internasional, seperti Amerika Serikat, Jerman, dan Prancis. Fasilitas KITE Pembebasan diharapkan mampu memperkuat kinerja perusahaan khususnya dan meningkatkan daya saing industri ekspor berbasis kayu di Indonesia umumnya.
Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat, R. Megah Andiarto, menjelaskan bahwa KITE Pembebasan adalah fasilitas fiskal yang memberikan pembebasan bea masuk dan tidak dipungut PPN, dan PPnBM atas impor bahan baku untuk diolah, dirakit, atau dipasang pada barang yang hasil akhirnya diekspor. “Tujuan utama KITE Pembebasan adalah mendorong peningkatan ekspor, menjaga efisiensi biaya produksi, dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Dengan fasilitas ini, perusahaan dapat fokus meningkatkan kualitas produk tanpa terbebani pungutan impor,” jelasnya.
PT Urban Furniture Jaya sendiri tercatat telah melakukan investasi sebesar Rp11,26 miliar, dan diproyeksikan naik menjadi Rp35 miliar pada 2029. Dari sisi ketenagakerjaan, perusahaan menyerap 210 tenaga kerja lokal pada 2025 dan akan meningkat menjadi 256 orang pada 2029. Performa ekspor pun naik signifikan: devisa ekspor pada 2025 mencapai Rp23,85 miliar dan diperkirakan tumbuh menjadi Rp29,5 miliar pada 2029.
Direktur PT Urban Furniture Jaya, Doddy Sutanto, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah melalui Bea Cukai. “Kami berterima kasih atas fasilitas KITE Pembebasan yang diberikan. Kami akan memanfaatkannya secara optimal untuk memperluas pasar dan meningkatkan kualitas produksi,” ujarnya.
Selain mendorong ekspor, keberadaan perusahaan ini juga memicu pertumbuhan ekonomi lokal. Berbagai usaha seperti toko kelontong, rumah makan, kos-kosan, hingga penyedia alat tulis kantor turut merasakan dampak positif dari aktivitas industri tersebut. Melalui pemberian fasilitas KITE Pembebasan, Kanwil Bea Cukai Jateng DIY berharap industri kayu dan furniture di Jawa Tengah semakin berdaya saing dan mampu memperluas kontribusi terhadap perekonomian nasional (Z-2)
Bea Cukai tidak menetapkan tenggat waktu khusus bagi perusahaan importir untuk melakukan re-ekspor, selama pihak perusahaan menunjukkan itikad baik dan kooperatif.
Selama ini, sertifikasi AEO di Indonesia lebih banyak dimiliki oleh perusahaan manufaktur, sementara di sektor logistik jumlahnya masih terbatas.
DIREKTORAT Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan telah melakukan pembenahan secara menyeluruh.
Bea Cukai Atambua melakukan penindakan terhadap peredaran barang kena cukai (BKC) berupa hasil tembakau/rokok ilegal sebanyak 11 juta batang.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengapresiasi Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan yang dianggapnya telah menunjukkan perbaikan kinerja.
Peruri bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menggelar prosesi Pengiriman Perdana Pita Cukai Desain Tahun 2026 di kawasan produksi Peruri, Karawang, Jawa Barat, Rabu (10/12).
Laporan investigatif The New York Times yang menyinggung dugaan keterlibatan industri kendaraan rekreasi (RV) Amerika Serikat dalam deforestasi hutan tropis Kalimantan menuai kritik.
Pakar kehutanan dari IPB, Sudarsono Sudomo menilai regulasi di sektor kayu cenderung menimbulkan beban biaya dibanding manfaat nyata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved