Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Ekonom Senior dan Associate Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Ryan Kiryanto menilai positif upaya penyehatan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk oleh BPI Danantara.
Menurutnya, dengan kondisi yang semakin sehat, maka kinerja dan daya saing Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut akan semakin meningkat.
”Melalui penyehatan oleh Danantara, tingkat competitiveness KS (Krakatau Steel) lebih bagus. Kemudian produksi atau kapasitas produksi lebih bagus. Akibatnya nanti skala ekonomi juga lebih baik, sehingga harga jual produk-produk KS menjadi kompetitif,” kata Ryan, hari ini.
Peningkatan daya saing, lanjut Ryan, juga meningkatkan penjualan BUMN tersebut. Tidak hanya korporasi swasta ketika membangun konstruksi, tetapi juga membuka peluang BUMN lain untuk berlomba-lomba memesan baja dari KS.
Hanya saja, Ryan berpesan, agar KS lebih memperbanyak varian produknya. Tujuannya, agar bisa memenuhi permintaan yang lebih beragam. Beragamnya varian ini, jelas Ryan, juga bisa menjadi cara untuk bersaing dengan baja impor dari Tiongkok.
Karena itulah, Ryan mendukung upaya penyehatan KS oleh BPI Danantara. Sebagai superholding sekaligus mitra strategis, Danantara memang perlu memberi dukungan finansial terhadap BUMN-BUMN strategis seperti Telkom, PLN, Pertamina, dan KS. Upaya ini penting, karena Danantara memang mengarahkan BUMN-BUMN dalam konteks pengembangan bisnis. ”Strategi pengembangan bisnis itu berada pada domain Danantara. Adapun BP BUMN mengatur mengenai regulasinya,” jelas Ryan.
”Dan menurut saya dukungan tersebut lebih tepat disebut sebagai penyertaan dibandingkan dengan pinjaman. Yakni, penyertaan sejumlah anggaran yang dibutuhkan entah kepada KS, atau yang lain, yang membutuhkan,” lanjutnya.
Penyertaan itu sendiri, jelas Ryan, merupakan upaya untuk menyehatkan kinerja keuangan KS. Tentu saja melalui term of condition atau persyaratan-persyaratan yang harus dipatuhi KS. Selain itu, dalam pelaksanaannya, KS harus benar-benar menggunakan sesuai tata kelola yang baik atau GCG.
”Jadi ada do dan don not yang harus dipatuhi. KS harus nurut, tegak lurus terhadap arahan Danantara. Ini penting,” tegas Ryan.
Sebelumnya, Krakatau Steel memang meminta bantuan Danantara untuk menginjeksi modal US$500 juta atau sekitar Rp8,3 triliun. Danantara juga memastikan pembenahan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) akan terus berjalan guna memperkuat posisi perusahaan sebagai produsen baja nasional yang kompetitif.
Managing Director Stakeholder Management and Communications Danantara Rohan Hafas ketika itu menyatakan pembenahan di tubuh Krakatau Steel perlu dilakukan menyeluruh guna meningkatkan kinerja operasional, sekaligus menciptakan profitabilitas yang berkelanjutan bagi perseroan.
Pemerintah bersiap melakukan intervensi strategis di sektor tekstil nasional menyusul kolapsnya PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), salah satu pemain terbesar industri tekstil.
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Kritik Prabowo itu khususnya ditujukan pada direksi dan komisaris perusahaan pelat merah yang mencatatkan kerugian namun tetap meminta tantiem atau bonus.
Fokus utama kajian dari Anisha adalah penegasan posisi BUMN sebagai entitas hukum terpisah (separate legal entity) yang tetap mengemban mandat konstitusional demi kemakmuran rakyat.
PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan kritik keras kepada jajaran direksi badan usaha milik negara (BUMN) lantaran terlalu lama menerapkan praktik pengelolaan yang merugikan negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved