Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebagai special mission vehicle (SMV) Kementerian Keuangan terus berkomitmen terhadap pembiayaan proyek-proyek hijau dan berkelanjutan. Per September 2025, sektor energi baru dan terbarukan termasuk tiga besar pembiayaan SMI untuk badan usaha, yakni sebesar Rp26,93 triliun (22,54%).
Sektor tersebut di bawah pembiayaan jalan dan jalan tol sebesar Rp41,13 triliun (34,42%), serta di atas transportasi Rp14,46 triliun (12,10%). Sebagai informasi, per September 2025, total aset PT SMI sekitar Rp115,6 triliun. Hampir Rp91,8 triliun merupakan aset pembiayaan dan investasi, serta Rp45,2 triliun merupakan ekuitas. Dari Rp91,8 triliun aset pembiayaan dan investasi, sebanyak Rp74,2 triliun dialokasikan untuk pembiayaan badan usaha, dan Rp17,6 triliun untuk sektor publik.
"Saat ini yang spesifik dalam konteks renewable energy baru di badan usaha. Tetapi kalau kita bicara pembiayaan publik, ada tapi dalam kaitannya di sisi sistem pengelolaan air minum (SPAM). Kalau renewable dalam arti minihidro, wind farm, itu biasanya badan usaha yang melakukan pembangunannya," ujar Direktur Utama SMI Reynaldi Hermansjah dalam media gathering di Humbang Hasundutan, Sumatra Utara, Senin (10/11).
Menurutnya, SMI telah memiliki roadmap untuk pencapaian persentase dari portfolio renewable energy.
"Roadmap itu secara berkala meningkat, tujuan roadmap ini adalah mendukung pemerintah untuk mencapai net zero pada tahun 2030," jelas Reynaldi.
Direktur Operasional dan Keuangan PT SMI Aradita Priyanti mengatakan, per September 2025, portfolio pembiayaan PT SMI terkait proyek energi terbarukan sudah mencapai 20,9%. Portofolo climate-related PT SMI terus meningkat dari Rp7,3 triliun (sekitar 5%) pada 2020 menjadi Rp32,5 triliun (20,9%) per September 2025.
"Kami upayakan (pembiayaan hijau) menjadi sekitar 25% atau 30% sampai dengan tahun 2030. Itu harapan kami," ujar Aradita dalam kesempatan berbeda di Humbang Hasundutan, Selasa (11/11).
Untuk climate-related terbagi menjadi energi terbarukan sekitar 15,7% (Rp24,4 triliun), air minum dan sanitasi 2% (Rp3,1 triliun), dan energi baru 1,6% (Rp2,5 triliun). Tiga besar sebaran portofolio energi terbarukan yang dibiayai PT SMI adalah biomassa (34,4%), minihidro (18,1%), dan surya (10,4%).
Aradita mencontohkan beberapa proyek energi terbarukan yang dibiayai oleh PT SMI. Misalnya Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ijen dengan kapasitas 31 MW dengan lokasi proyek di Bondowoso, Banyuwangi, dan Situbondo. Nilai proyeknya mencapai US$222 juta dan nilai pinjaman PT SMI sebesar US$145 juta.
Proyek tersebut telah beroperasi pada Februari 2025 dan telah diresmikan oleh Presiden Prabowo pada 26 Juni 2025.
Kemudian proyek pembiayaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Tembesi di Bendungan Tembesi, Batam, Kepulauan Riau. Nilai proyek tersebut sekitar US$30 juta dan nilai pinjaman SMI sekitar US$23 juta.
Selain meningkatkan pembiayaan hijau, PT SMI juga telah melakukan moratorium untuk pembiayaan pembangkit listrik dari batu bara sejak 2018. "Jadi sejak 7 tahun yang lalu kami sudah berhenti melakukan pembiayaan (PLTU batu bara). Memang target kami akan membersihkan portfolio untuk renewable energy," pungkasnya. (E-3)
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
Rapat konsolidasi membahas klaster infrastruktur, mencakup jalan, jembatan permanen, jembatan bailey, serta infrastruktur sungai seperti irigasi, daerah aliran sungai hingga sumur bor.
Ayedh Dejem Group, perusahaan konstruksi dan pengembangan asal Emirat Arab, mengumumkan investasi sekitar Rp4 triliun di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Jalan rusak sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal bagi pengendara motor, terutama saat musim hujan.
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
Ilmuwan mengungkap rahasia baru di balik pemisahan molekul air. Medan listrik kuat ternyata memicu kekacauan molekul (entropi) yang bisa merevolusi teknologi energi hijau.
DI tengah tekanan pasar global dan sentimen risk-off yang membuat banyak grup konglomerasi tertekan, Adaro Group justru tampil berbeda.
Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan pentingnya penguatan tata kelola dalam pengembangan energi panas bumi di PLTP Gunung Salak.
Sejumlah akademisi di Nusa Tenggara Timur (NTT) menilai arah kebijakan energi nasional selaras dengan arah kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto dalam Asta Cita.
Uhamka baru saja meresmikan Program Inovasi Energi Hijau di Desa Sindangresmi, Pandeglang, Banten.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved