Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah tekanan pasar global dan sentimen risk-off yang membuat banyak grup konglomerasi tertekan, Adaro Group justru tampil berbeda. Saham-saham di bawah payung Adaro seperti ADRO, ADMR, dan AADI menunjukkan ketahanan, bahkan menjadi target akumulasi investor asing.
Apa yang membuat Adaro Group tetap solid saat yang lain goyah? Berikut ulasan lengkapnya.
Salah satu alasan utama investor asing tetap nyaman berada di Adaro Group adalah arus kas yang kuat dan konsisten, ditopang oleh:
Kombinasi ini membuat Adaro tetap relevan bahkan di fase siklus komoditas yang tidak ideal.
Sebagai induk usaha, ADRO memiliki posisi strategis dengan kepemilikan sekitar 85% saham ADMR. Artinya, kinerja ADMR sangat menentukan arah valuasi ADRO.
Dalam satu tahun terakhir, harga saham ADMR naik lebih dari 100%. Kenaikan ini bukan tanpa alasan.
Berbeda dengan ADMR yang growth-driven, AADI menawarkan cerita cash flow dan dividen.
| Kode Saham | Perusahaan | Harga Terakhir (IDR) | |
|---|---|---|---|
| ADRO | PT Alamtri Resources Indonesia Tbk | Rp 2.390 | |
| ADMR | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk | Rp 2.280 | |
| AADI | PT Adaro Andalan Indonesia Tbk | Rp 8.425 |
Data diolah dari penutupan perdagangan saham Senin (26/1/2026).
Adaro Group memiliki struktur bisnis yang seimbang:
Dengan cash flow kuat, valuasi menarik, dan diversifikasi bisnis yang jelas, Adaro Group mampu bertahan bahkan saat konglomerasi lain mulai goyah.
Tak heran jika investor asing melihat Adaro bukan sekadar saham batu bara, melainkan platform energi dan sumber daya jangka panjang dengan risiko terukur. (Diolah dari data komunitas trader Sat-Set Cuan/Ajaib Sekuritas/Z-10)
Siapa konglomerat di balik saham ADMR, ADRO, dan AADI? Artikel ini mengungkap pemilik, pengendali, dan hubungan Grup Adaro secara lengkap.
METRO TV kembali berkolaborasi dengan Adaro Group melalui Yayasan Adaro Bangun Negeri atau YABN dengan melaksanakan program Satu Seragam Sejuta Harapan.
Di saat sejumlah saham grup besar tertekan, saham-saham yang terkait dengan Garibaldi Thohir justru masih menunjukkan ketahanan, bahkan cenderung menguat, seperti AADI, ADMR, dan ADRO.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved