Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 3 November 2025, dibuka menguat 44,15 poin atau 0,54% ke posisi 8.208,03. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 5,37 poin atau 0,65% ke posisi 836,91.
Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim memprediksi IHSG hari ini bergerak menguat di tengah pelaku pasar mencermati rilis data ekonomi domestik, yaitu PMI Manufaktur dan pertumbuhan ekonomi kuartal III-2025.
"Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak konsolidasi di kisaran 8.000-8.280,” ujar Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Senin.
Dari dalam negeri, pelaku pasar mencermati rilis data ekonomi selama pekan ini, di antaranya data Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur, neraca perdagangan, data inflasi, pertumbuhan ekonomi kuartal III-2025, hingga cadangan devisa. Selain itu, pelaku pasar bersikap wait and see terhadap pengumuman review indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada Rabu (5/11).
Dari mancanegara, pelaku pasar mencermati beberapa data ekonomi dari Amerika Serikat (AS) selama pekan ini, di tengah masih berlangsungnya government shutdown yang membuat terbatasnya data ekonomi AS yang dapat dirilis. Data ekonomi AS yang dirilis pekan ini, di antaranya ADP Employment, ISM PMI dan Michigan Consumer Sentiment index.
Dari kawasan Eropa, Bank of England (BoE) diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya tetap. Sedangkan, dari zona Eropa dijadwalkan akan dirilis data PMI. Dari kawasan Asia, Tiongkok akan merilis data PMI sektor swasta. (Ant/E-3)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (2/3) pagi dibuka melemah seiring tekanan dari bursa saham Asia, yang dipicu meningkatnya konflik Iran vs AS.
Geopolitik Iran-Israel-AS memanas, mempengaruhi pasar. Simak rekomendasi saham berbasis komoditas dan sektor energi di tengah ketegangan global ini.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak fluktuatif sepanjang pekan ini.
IHSG ditutup menguat tipis ke 8.235 pada Jumat (27/2). Simak analisis sentimen fiskal S&P, rebalancing MSCI, dan jadwal data ekonomi penting pekan depan.
Pasar saham Indonesia, meskipun dibayangi penurunan IHSG sebesar 1,44% pada Kamis, 26 Februari 2026, tetap menyuguhkan kejutan.
IHSG turun 1,05% akibat kekhawatiran kebijakan tarif AS. Temukan saham-saham yang paling terpengaruh dalam penurunan ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (2/3) pagi dibuka melemah seiring tekanan dari bursa saham Asia, yang dipicu meningkatnya konflik Iran vs AS.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan konsolidasi pada pekan ini, seiring meningkatnya risiko geopolitik global.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) selama sepekan terakhir atau pada periode 23-27 Februari 2026 mengalami koreksi sebesar 0,44%.
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 26 Februari 2026, sempat dibuka di zona hijau.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada pembukaan perdagangan Rabu, 25 Februari 2026, mengalami penguatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved