Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Pertamina New and Renewable Energy (NRE) menegaskan komitmennya terhadap penerapan manajemen risiko, tata kelola yang adaptif, serta kolaborasi lintas sektor. Dengan semangat Turning Green into Gold, perusahaan bertekad mengakselerasi pengubahan potensi energi hijau menjadi peluang emas bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Direktur Manajemen Risiko Pertamina NRE, Iin Febrian, mengatakan keberhasilan transisi energi tak hanya bertumpu pada teknologi dan kebijakan, tetapi juga pada Sumber Daya Manusia (SDM) yang berintegritas dan adaptif.
“Sebagus apapun sistem dan infrastruktur yang kita bangun, semuanya kembali pada people. Karena itu, membangun risk culture menjadi kunci agar setiap individu memahami perannya dalam menjaga keberlanjutan bisnis,” ujar Iin dalam keterangannya dikutip pada Minggu (26/10).
Di Pertamina NRE, risiko bukan penghalang, melainkan bahan bakar pertumbuhan. Semangat inilah yang merangkum esensi Risk Management Forum 2025: Turning Green into Gold yang menjadi ajang kolaborasi untuk memperkuat budaya manajemen risiko dan menyinergikan langkah lintas fungsi demi percepatan transisi energi bersih. Iin menyampaikan bahwa forum ini mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menumbuhkan risk culture di seluruh lini. Tema Turning Green into Gold menjadi cara pandang PNRE untuk mengubah tantangan pengembangan energi hijau menjadi peluang bernilai ekonomi.
“Risiko ada, tetapi itu bukan hambatan untuk tumbuh; yang penting adalah mitigasinya sebaik mungkin,” ujar Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero), Ahmad Siddik Badrudin.
Sejalan dengan penekanan pada manusia dan budaya, Ahmad Siddik menyoroti fungsi manajemen risiko sebagai pagar strategi.
“Setiap inisiatif bisnis harus bergerak dalam koridor risk appetite perusahaan, mengantisipasi potensi risiko, dan menyiapkan risk treatment yang tepat agar risiko terkelola dan nilai bisnis bertumbuh,” ucap dia.
Pada kesempatan tersebut, Deputi Bidang perencanaan Penanaman modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Dedi Latip mengatakan BKPM sedang mensikronkan regulasi untuk mempercepat transisi menuju Net Zero Emission. RUU Energi Terbarukan, sambung dia, hampir rampung dan didorong segera disahkan agar pembangunan energi bersih melaju masif.
"Indonesia punya potensi hidrogen, panas bumi, dan surya yang besar. Tugas kita memastikan potensi itu diimplementasikan, bukan sekadar dibicarakan,” ujar Dedi Latip.
Dengan regulasi yang semakin jelas dan manajemen risiko yang kian matang, potensi energi hidrogen, panas bumi, dan surya di Indonesia berpeluang lebih cepat diwujudkan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian. (E-3)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pembangunan PLTSa di Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat.
Di tengah meningkatnya tekanan perubahan iklim dan pemanasan laut, diskusi tentang energi dan kelautan kini tidak lagi berdiri sendiri.
Inisiatif PLTS Atap ini menjadi langkah penting dalam upaya menurunkan emisi operasional sekaligus memperkuat transisi energi bersih di sektor kesehatan nasional.
Tantangan sektor energi ke depan membutuhkan talenta muda yang tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga siap secara mental, keterampilan, dan pemahaman industri sejak di bangku kuliah.
Wacana penghentian insentif kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) berpotensi menghambat laju transisi energi nasional.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk merefleksikan dinamika isu energi nasional dan global sepanjang tahun 2025, sekaligus membahas arah kebijakan energi nasional pada tahun 2026.
Ilmuwan mengungkap rahasia baru di balik pemisahan molekul air. Medan listrik kuat ternyata memicu kekacauan molekul (entropi) yang bisa merevolusi teknologi energi hijau.
DI tengah tekanan pasar global dan sentimen risk-off yang membuat banyak grup konglomerasi tertekan, Adaro Group justru tampil berbeda.
Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan pentingnya penguatan tata kelola dalam pengembangan energi panas bumi di PLTP Gunung Salak.
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebagai special mission vehicle (SMV) Kementerian Keuangan terus berkomitmen terhadap pembiayaan proyek-proyek hijau dan berkelanjutan.
Sejumlah akademisi di Nusa Tenggara Timur (NTT) menilai arah kebijakan energi nasional selaras dengan arah kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto dalam Asta Cita.
Uhamka baru saja meresmikan Program Inovasi Energi Hijau di Desa Sindangresmi, Pandeglang, Banten.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved