Headline

Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.

Proyek Pipa Panas Bumi Kamojang Rampung Dua Bulan Lebih Cepat

Naufal Zuhdi
16/3/2026 08:20
Proyek Pipa Panas Bumi Kamojang Rampung Dua Bulan Lebih Cepat
ilustrasi(Tracon)

PT Tracon Industri kembali memperkuat perannya dalam pengembangan infrastruktur energi nasional setelah berhasil menyelesaikan proyek strategis pemipaan sumur produksi panas bumi di wilayah Kamojang, Jawa Barat. Proyek yang berada di wilayah kerja PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) tersebut bahkan rampung dua bulan lebih cepat dari target yang ditetapkan.

Proyek ini menjadi bagian dari upaya mendukung optimalisasi pemanfaatan energi panas bumi sebagai sumber energi bersih yang stabil dan rendah emisi. Melalui pembangunan infrastruktur tersebut, distribusi uap menuju pembangkit listrik dapat berjalan lebih optimal sehingga mendukung pasokan listrik berbasis energi terbarukan di Indonesia.

Direktur Operasi dan Usaha PT Tracon Industri Wartono mengatakan keberhasilan penyelesaian proyek tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung penguatan energi hijau nasional.

“Kami berkomitmen mendukung transisi energi melalui eksekusi proyek yang presisi. Keberhasilan ini juga menjadi bukti sinergi yang kuat antar pihak untuk bersama-sama mendorong percepatan target Net Zero Emission Indonesia,” ujarnya dikutip dari siaran pers yang diterima, Senin (16/3).

Secara teknis, proyek ini mencakup pembangunan jalur pipa baru yang menghubungkan sumur produksi KMJ-19/5 ke Mainline PL-405 serta sumur KMJ-30/3 ke Mainline PL-403 di area panas bumi Kamojang Geothermal Field. Lingkup pekerjaan meliputi tahapan detail engineering design, pengadaan material, konstruksi di lapangan, hingga proses commissioning serta sertifikasi SKPP (Sertifikat Kelayakan Penggunaan Peralatan). Proyek tersebut juga melibatkan lebih dari 30 tenaga ahli teknis di bidang piping dan konstruksi energi.

Jalur pemipaan dirancang menggunakan standar engineering dengan metode Pipe Stress Analysis sehingga mampu menyalurkan uap dengan kapasitas Maximum Continuous Rate hingga 150 ton per jam.

General Manager Area Kamojang PT Pertamina Geothermal Energy Tbk I Made Budi Kesuma Adi Putra mengapresiasi kinerja Tracon Industri dalam penyelesaian proyek tersebut.

“Secara ekonomi, percepatan penyelesaian proyek tentunya memberikan dampak positif langsung terhadap operasional PGE Area Kamojang dan menekan potensi LPO (Loss Production Opportunity),” katanya.

Menurut Wartono, keberhasilan proyek ini tidak terlepas dari penerapan standar kualitas dan keselamatan kerja yang ketat selama proses pelaksanaan.

“Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan melalui perencanaan yang matang dengan penyusunan HSE (Health, Safety, and Environment) Plan, Quality Plan, serta detail work procedure yang komprehensif. Hal ini telah menjadi budaya dan bagian dari cara kami bekerja, untuk memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai regulasi, dengan standar keselamatan dan kualitas terbaik,” jelasnya.

Dengan dukungan sumber daya manusia yang kompeten, rekam jejak eksekusi proyek yang solid, serta komitmen terhadap prinsip keselamatan, kualitas, dan integritas, PT Tracon Industri menegaskan komitmennya untuk terus berperan dalam mendukung pengembangan industri energi berkelanjutan di Indonesia. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya