Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani mewaspadai dampak penutupan sementara (shutdown) pemerintah Amerika Serikat (AS) yang resmi terjadi pada Rabu, 1 Oktober 2025 pukul 00.00 waktu setempat atau pukul 11.00 WIB.
Shutdown tersebut terjadi setelah Kongres AS gagal menyetujui rancangan anggaran tahunan, sehingga sebagian besar operasi pemerintahan non-esensial harus dihentikan sementara.
Shinta menilai kondisi tersebut berpotensi menimbulkan efek domino terhadap perekonomian global, termasuk Indonesia.
“Kami dari pelaku usaha, terutama dari industri padat karya tentunya harus selalu berhati-hati melihat kondisi yang ada saat ini," ungkapnya ditemui di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (8/10).
Lebih lanjut, Shinta mengingatkan shutdown di AS juga dapat memengaruhi proses negosiasi perdagangan yang tengah berlangsung antara pemerintah Indonesia dan AS, terutama terkait tarif impor produk tertentu.
Walaupun tarif bea masuk 19% ke AS sudah ditetapkan, Shinta mengatakan pemerintah Indonesia masih berupaya menegosiasikan tambahan penurunan tarif, terutama barang-barang yang tidak diproduksi di AS namun dibutuhkan di sana dan diproduksi di sini, seperti mineral.
“Kami terus memantau dampaknya, karena shutdown ini jelas memiliki imbas terhadap arus perdagangan dan investasi,” tambahnya.
Ia menekankan pentingnya pelaku usaha memanfaatkan berbagai potensi dan insentif yang disediakan pemerintah untuk menjaga momentum pertumbuhan domestik di tengah situasi global yang tidak menentu.
Di sisi lain, Shinta menilai tantangan juga datang dari dalam negeri. Meski pemerintah terus berupaya meluncurkan berbagai paket kebijakan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memperkuat daya beli masyarakat, realisasinya perlu terus dikawal.
“Kita melihat indeks manufaktur dan indeks kepercayaan konsumen masih perlu ditingkatkan. Karena itu, koordinasi antara pemerintah dan dunia usaha sangat penting agar daya beli masyarakat dan industri terjaga," pungkasnya.
Shutdown pemerintah Amerika Serikat selama 43 hari resmi berakhir setelah Presiden Donald Trump menandatangani RUU pendanaan hasil kompromi antara Partai Republik dan Demokrat.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu, 12 November 2025, dibuka melemah sebesar 22 poin atau 0,13% menjadi Rp16.716 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.694 per dolar AS.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Senin 13 Oktober 2025, dibuka melemah 88,21 poin atau 1,07% ke posisi 8.169,65.
Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani menilai, penghentian sementara kegiatan pemerintahan atau government shutdown Amerika Serikat (AS) membuat investor asing bersikap lebih hati-hati
Kemenko Perekonomian menyebut penghentian sementara kegiatan pemerintahan atau government shutdown Amerika Serikat (AS) belum berdampak signifikan bagi kinerja ekspor Indonesia
penghentian sementara kegiatan pemerintahan atau government shutdown Amerika Serikat (AS) berpotensi mengguncang stabilitas pasar keuangan termasuk memengaruhi nilai tukar rupiah
Tahun depan merupakan tahun penuh tekanan bagi perekonomian global dan pasar keuangan karena berbagai indokator yang menunjukkan risiko koreksi tajam di berbagai jenis aset investasi.
Presiden Prabowo Subianto memimpin Rapat Terbatas bersama jajaran Menteri Kabinet Merah Putih untuk membahas strategi menghadapi dinamika perekonomian global.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, masyarakat dan pelaku usaha diprediksi akan menghadapi berbagai tantangan.
Pelaku ekonomi kunci penggerak perekonomian global! Temukan peran vital mereka: produsen, konsumen, pemerintah, dan investor.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas sektor jasa keuangan Indonesia tetap terjaga di tengah dinamika perekonomian global yang penuh tantangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved