Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan penempatan dana pemerintah Rp200 triliun di bank-bank Himbara akan menurunkan bunga kredit. Dengan likuiditas melimpah, bank tidak perlu memasang bunga tinggi demi pemasukan.
“Kalau mereka kelebihan dana, tidak akan ada perang bunga. Bunga kredit maupun deposito bisa turun, cost of money otomatis lebih rendah,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Senin (15/9).
Menurut Purbaya, kebijakan ini didesain agar bank lebih agresif menyalurkan kredit, bukan menahan likuiditas untuk membeli SBN atau SRBI. Pasalnya, aksi itu justru menyedot likuiditas dari perekonomian dan mengurangi peredaran uang di masyarakat.
Ia menekankan Himbara harus lebih kreatif menyalurkan kredit ke sektor riil. Dana Rp200 triliun ini pun tidak dibatasi waktu selama masih berputar di sistem perbankan.
“Ekonomi pasti bergerak lebih cepat. Rp200 triliun itu jumlah yang sustainable. Jadi tidak benar ada batas enam bulan. Itu hanya kesalahan penulisan staf,” tegasnya. (Z-10)
Sejumlah wajah baru muncuk dalam peta awal bakal calon presiden 2029.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti kegaduhan akibat penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
KPK mengungkapkan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya atau KKP Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Mulyono menerima uang gratifikasi sebesar Rp800 juta, berikut fakta-faktanya
PT Pertamina Patra Niaga (PPN) meminta kemudahan regulasi pada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk mendapatkan insentif pembebasan cukai etanol
BSI tidak pernah mengeluarkan program pencairan hibah atau bantuan tunai kepada masyarakat.
PT Bank Mandiri mencatat telah menyalurkan dana sebesar Rp34,5 triliun atau sekitar 63 persen dari total penempatan dana pemerintah Rp55 triliun per September 2025.
Menkop mengatakan skema pengajuan pinjaman ke bank-bank BUMN bagi Kopdes Merah Putih akan disederhanakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved