Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
Technical Analyst RHB Sekuritas Indonesia Ilham Fitriadi Budiarto mempekirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi terkoreksi kembali di pekan depan. Aksi demonstrasi yang berakhir ricuh pada Jumat (29/8) malam menjadi faktor yang diprediksi menekan potensi rebound IHSG.
"Karena kejadian tersebut, peluang koreksi IHSG masih terbuka," ujarnya kepada Media Indonesia, Sabtu (30/8).
Aksi demo tersebut menimbulkan kekhawatiran dan berdampak pada psikologis investor maupun trader. Akibatnya, sebagian pelaku pasar memilih melakukan profit taking atau menunggu di luar pasar hingga situasi kembali kondusif.
Secara teknikal, pada pembukaan perdagangan Jumat kemarin (29/8), IHSG mengalami penurunan tajam dan ditutup
jatuh 121,59 poin atau 1,53% ke level 7.830. Ilham menerangkan pergerakan tersebut mengonfirmasi terbentuknya pola double top, yang umumnya menandakan potensi pembalikan arah tren dari naik menjadi turun. Meski demikian, koreksi yang terjadi masih tergolong wajar.
"Jika melihat pergerakan beberapa minggu terakhir, IHSG masih menunjukkan tren pertumbuhan yang relatif konsisten," jelasnya.
Saat ini, Ilham menuturkan area support IHSG terdekat berada di level 7.765. Namun, bila IHSG dalam sepekan ke depan bergerak di bawah level tersebut, ada potensi penurunan lebih lanjut menuju area support berikutnya di 7.682, yang merupakan target koreksi dari pola double top.
Koreksi IHSG, lanjutnya, juga bisa menjadi momentum bagi investor untuk mencermati saham-saham berpotensi yang dapat ditradingkan dalam jangka pendek pada harga lebih rendah. (E-3)
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengingatkan para investor untuk tetap bersikap rasional di tengah konflik Timur Tengah.
Pasar saham akan dibayangi sentimen risk off. Hal itu menyusul memburuknya situasi geopolitik di Timur Tengah pascaserangan terkoordinasi AS-Israel terhadap Iran.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (2/3) pagi dibuka melemah seiring tekanan dari bursa saham Asia, yang dipicu meningkatnya konflik Iran vs AS.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak fluktuatif sepanjang pekan ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan konsolidasi pada pekan ini, seiring meningkatnya risiko geopolitik global.
Analis ingatkan risiko IHSG tertekan konflik Timur Tengah. Cek prediksi level support, dampak harga minyak, dan strategi investasi sektor komoditas terbaru.
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengingatkan para investor untuk tetap bersikap rasional di tengah konflik Timur Tengah.
Pasar saham akan dibayangi sentimen risk off. Hal itu menyusul memburuknya situasi geopolitik di Timur Tengah pascaserangan terkoordinasi AS-Israel terhadap Iran.
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Ketidaksinkronan antara data administratif dan realitas pasar ini menjadi salah satu alasan mengapa lembaga internasional mulai mempertanyakan kredibilitas tata kelola ekonomi nasional.
Jumlah investor pasar modal mencapai 20 juta pada akhir 2025, hanya 5% dari total penduduk Indonesia.
PRESIDEN Prabowo Subianto bertemu dengan petinggi perusahaan global di Amerika Serikat, Jumat (20/2) waktu setempat. Dalam pertemuan itu Indonesia memperkuat sistem investasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved