Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Rabu 25 Juni 2025, berpeluang bergerak menguat. Sentimen utamanya tidak lain karena seiring meredanya konflik Iran vs Israel di kawasan Timur Tengah.
"Di tengah harapan dan ketidakpastian apakah perang Israel-Iran benar-benar berakhir, diperkirakan IHSG hari ini berpotensi melanjutkan rebound ke level 6.880-6.900," ujar Analis Phintraco Sekuritas Ratna Lim di Jakarta, Rabu.
Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah mulai mereda, setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan akan adanya gencatan senjata antara Iran dan Israel serta menyerukan perdamaian. Di sisi lain, masih perlu dilihat lagi apakah Iran dan Israel benar-benar menyetujui dan akan mematuhi gencatan senjata tersebut.
Meredanya ketegangan geopolitik mendorong normalisasi harga minyak mentah di tingkat global, sehingga meredakan kekhawatiran terhadap meningkatnya kembali laju inflasi.
Perhatian pelaku pasar akan beralih kepada kebijakan moneter bank sentral AS The Fed selanjutnya. Dalam testimoni di hadapan Kongres AS, Chairman The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa The Fed tidak terburu-buru dalam menurunkan suku bunga dan menantikan dampak tarif impor AS terhadap ekonomi.
Beberapa pejabat The Fed dijadwalkan akan melakukan pidato pada Rabu (25/6), yang mana pasar akan mencermati apakah ada indikasi arah kebijakan moneter The Fed selanjutnya. (Ant/E-3)
IHSG kembali mencetak rekor All Time High di level 9.072 pada Kamis (15/1/2026). Simak data perdagangan, saham top gainers, dan sentimen pasar global.
VICE President Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi, memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang menguat hingga akhir Januari 2026.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus level psikologis 9.000 pada penutupan perdagangan Rabu (14/1), menandai kembalinya optimisme investor di pasar saham domestik
Aliran dana asing kembali menjadi penopang utama pasar saham domestik, mendorong indeks harga saham gabungan (IHSG) mencetak rekor tertinggi.
IHSG hari ini 14 Januari 2026 dibuka melesat ke level 9.007,05, mencetak rekor All Time High (ATH) baru di tengah optimisme pasar modal Indonesia.
IHSG Sesi I ditutup stagnan di 8.884. Simak analisis dampak depresiasi Rupiah, rekor harga emas ATH, hingga guncangan investigasi kriminal Jerome Powell.
PT OCBC Sekuritas Indonesia bersama PT Inovasi Finansial Teknologi resmi menjalin kemitraan strategis untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur.
IHSG kembali mencetak rekor All Time High di level 9.072 pada Kamis (15/1/2026). Simak data perdagangan, saham top gainers, dan sentimen pasar global.
VICE President Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi, memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang menguat hingga akhir Januari 2026.
Bank Mandiri menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham pada Rabu (14/1).
IHSG hari ini 14 Januari 2026 dibuka melesat ke level 9.007,05, mencetak rekor All Time High (ATH) baru di tengah optimisme pasar modal Indonesia.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved