Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto akan memberikan paket stimulus untuk menjaga stabilitas ekonomi dengan total alokasi anggaran sebesar Rp24,44 triliun dengan rincian Rp23,59 triliun dari APBN dan Rp0,85 triliun Non APBN.
Keputusan tersebut disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani setelah rapat terbatas dalam rangka meningkatkan kegiatan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.
"Hari ini telah diputuskan lima hal yang menjadi paket kebijakan ekonomi," ujar Sri Mulyani di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (1/6/2025).
Sri Mulyani membeberkan keputusan diambil sebagai respons terhadap kemungkinan peningkatan risiko dan pelemahan ekonomi nasional akibat dampak global.
“Situasi ini tentu akan memberikan pengaruh kepada perekonomian nasional," ujar Sri Mulyani.
Sri Mulyani menyatakan situasi global yang dinamis, hingga eskalasi global mengakibatkan pertumbuhan ekonomi dunia pada 2025 diprediksi melemah.
Berlaku selama libur sekolah (Juni-Juli 2025) dengan total alokasi anggaran sebesar Rp0,94 triliun
Sebesar 20% dengan target penerima 110 juta pengendara yang berlaku selama libur sekolah (Juni-Juli 2025) dengan total anggaran sebesar Rp 0,65 Triliun (Non APBN)
Masing-masing kepada 18,3 juta kelompok penerima manfaat (KPM), berlaku Juni-Juli 2025 dan disalurkan 1x pada Juni 2025. Total alokasi anggaran sebeaar Rp 11,93 Triliun
Ditujukan kepada pekerja dan guru honorer sebesar Rp300 ribu per bulan untuk Juni - Juli 2025, yang disalurkan pada Juni 2025. Total alokasi anggaran sebesar Rp10,72 triliun.
Penerima manfaat:
Sebesar 50% selama 6 bulan bagi pekerja sektor padat karya dengan total anggaran Rp0,2 triliun berasal dari Non APBN. (Ykb/M-3)
BADAN Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah menyepakati langkah penebalan stimulus fiskal guna menjaga daya beli masyarakat.
PENEBALAN Bantuan Sosial (Bansos) Sembako sebagai bagian dari paket stimulus yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga daya beli masyarakat.
Pemerintah memutuskan untuk memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada para pekerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta atau upah minimun nasional.
Stimulus itu diberikan sekaligus untuk melengkapi berbagai stimulus fiskal yang saat ini sedang berjalan dalam bentuk bantuan sosial.
PRESIDEN Prabowo Subianto mengatakan pemerintah menyiapkan paket stimulus senilai Rp38,6 triliun. Bantuan ini sebagai upaya pemerintah menekan dampak penaikan PPN 12 persen.
Para kepala desa berharap agar program-program unggulan pemerintah dapat lebih memprioritaskan kepentingan masyarakat desa
Kabupaten Puncak, Papua Tengah, terus menunjukkan kemajuan pembangunan seiring dukungan intensif dari pemerintah pusat.
NasDem lahir dari semangat perubahan dan pengabdian untuk masyarakat. Maka kepercayaan dan amanah ini akan kami jaga
Riset IDSIGHT mencatat Sekolah Rakyat, Cek Kesehatan Gratis, dan Makan Bergizi Gratis sebagai tiga program paling mendapat dukungan publik.
Mangrove juga membawa dampak ekonomi dan sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Upaya menekan angka kemiskinan harus terus dimaksimalkan selaras dengan arahan Presiden RI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved