Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
HASHMICRO, industri perangkat lunak enterprise resource planning (ERP) di Asia Tenggara, mengukuhkan posisinya sebagai inovator teknologi dengan meluncurkan Hashy, smart assistant berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat interaksi dan operasional bisnis lewat platform populer seperti WhatsApp.
"Peluncuran ini menjadi langkah strategis kami dalam mengintegrasikan teknologi AI dalam ekosistem bisnis yang semakin dinamis," kata Chief of Business Development HashMicro, di Jakarta, Senin (26/5).
Dia menjelaskan setelah melalui proses riset dan pengembangan intensif serta soft launch yang sukses, pihaknya makin optimistis menghadirkan Hashy ke pengguna lebih luas.
Smart AI Assistant ini memungkinkan pengguna mengakses laporan bisnis, memantau daftar tugas, mengotomasikan tugas operasional, memberikan rekomendasi strategis, membuat perubahan di sistem, hingga mendapatkan wawasan bisnis yang dipersonalisasi, melalui satu aplikasi yang mudah diakses.
“Kami melihat adopsi AI (artificial intelligent) dalam operasional bisnis sehari-hari, khususnya di Asia Tenggara. Dengan Hashy, kami tidak hanya menawarkan kemudahan, tetapi juga empowering user-user kami,” ujar Lusiana.
Hashy adalah smart AI assistant yang dirancang untuk menjadi lebih dari sekadar alat bantu. Dengan kemampuan canggihnya, Hashy hadir menyederhanakan kompleksitas, memberikan kecepatan, dan menciptakan pengalaman kerja yang efisien, sehingga bisa jadi partner ideal dalam mendorong produktivitas dan inovasi bisnis.
"Integrasi sistem HashMicro dengan Hashy membantu pelaku bisnis dan karyawan dalam akses informasi yang cepat, efisiensi proses kerja, serta memberikan pengalaman pengguna yang intuitif," urainya.
Ia menerangkan pengguna dapat meminta Hashy melakukan tindakan seperti mengajukan cuti, membuat jadwal rapat, menandai faktur terbayar. Juga, dapat membaca laporan serta memberikan pembaruan status pekerjaan. “Smart AI assistant segera menjadi kebutuhan utama dalam dunia bisnis. Kami terus mengembangkan teknologi itu dengan optimal serta memastikan pengguna HashMicro selalu pada garis terdepan inovasi dan pengambilan keputusan berbasis data."
"Hal ini seiring dengan visi kami yaitu menghadirkan platform AI yang andal dan menyajikan wawasan relevan untuk mendukung pelanggan dalam mengelola bisnis mereka," tambah Lusiana.
Dia melanjutkan Hashy hanyalah bagian strategi besar HashMicro dalam menghadirkan solusi teknologi canggih. Sebelumnya, penerapan AI dalam process optimization dan predictive analysis di sistem inti HashMicro menghasilkan peningkatan efsiensi dengan pengurangan waktu pemrosesan hingga 40% dan kenaikan produktivitas sebesar 20%.
Ke depan, menurut Lusiana, pihaknya berencana mengembangkan smart AI assistant dengan peningkatan fitur keamanan, pemahaman proses bisnis yang lebih kompleks, dan adopsi multi-modal AI.
"Dengan peluncuran Hashy, kami tidak hanya menegaskan posisi sebagai pelopor teknologi di Asia Tenggara, tetapi juga sebagai mitra bisnis terpercaya yang siap mendukung transformasi digital di era AI," tutup Lusiana. (H-2)
Ashley St. Clair, ibu dari anak Elon Musk, menggugat xAI setelah chatbot Grok diduga menghasilkan citra seksual eksplisit dirinya tanpa izin.
Fitur AI Google Photos kini mampu menghapus objek, mengedit foto dengan teks, dan mengganti latar, menjadikannya alternatif Photoshop yang praktis.
Teknologi AI baru bernama CytoDiffusion mampu mendeteksi tanda halus leukemia pada sel darah dengan akurasi tinggi, bahkan melampaui kemampuan dokter spesialis.
Kesadaran akan pentingnya kesiapan data mulai muncul di seluruh spektrum perusahaan, baik skala besar maupun menengah.
Model tersebut berguna bagi investor sebagai alat bantu dalam investasi kuantitatif, dan akademisi dapat menggunakan hasilnya untuk menguji serta menyempurnakan teori.
EKSPLOITASI seksual anak di ruang digital kian mengkhawatirkan dengan maraknya manipulasi konten seksual berupa foto dan video melalui fitur kecerdasan buatan atau AI misalnya lewat Grok.
MENAG Nasaruddin Umar, berbicara tentang ekotelogi serta peran agama dan kesadaran kemanusiaan di era Artificial Intelligence (AI) pada konferensi internasional yang berlangsung di Mesir.
FILM drama keluarga dengan sentuhan fiksi ilmiah (Sci-fi), Esok Tanpa Ibu segera tayang di bioskop, dibalut dengan pendekatan teknologi Artificial Intelligence (AI)
Pada 2025, jumlah pengguna PLN Mobile melonjak drastis hingga melampaui 50 juta pengunduh dan total transaksi tahunan lebih dari 30 juta transaksi.
Marhaenisme sebagai ideologi organisasi tidak boleh anti-teknologi. Sebaliknya, teknologi harus dikendalikan oleh nilai-nilai ideologis untuk kepentingan rakyat kecil.
Inilah paradoks utama media massa di era AI.
Perusahaan manajemen medis global, Medix, menilai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi menjadi kunci penting untuk menutup kesenjangan layanan kesehatan di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved