Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto mengungkapkan temuan beras impor yang berkutu di Gudang Perum Bulog saat melakukan kunjungan ke Yogyakarta beberapa waktu lalu.
Merespons hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengatakan bahwa beras yang berkutu tersebut disimpan di tempat yang kurang mendapatkan udara sehingga menjadi lembab.
"Mungkin tempat yang pojok, yang udaranya lembab," ucap pria yang akrab disapa Zulhas itu saat ditemui usai menyambangi Pasar Jaya Tanah Abang, Rabu (12/3).
Ia pun tidak menampik temuan beras berkutu itu dan menyatakan bahwa temuan tersebut benar adanya karena dirinya telah melihat langsung bersama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dan Dirut Bulog Novi Helmy Prasetya.
"Ada sedikit (yang berkutu), sudah saya cek dengan Dirut Bulog dan pak Mentan, ada kecil sedikit cuma beberapa karung," ungkapnya.
Sebelumnya, Mentan Andi Amran Sulaiman juga menyampaikan bahwa laporan sementara dari Perum Bulog terkait temuan beras impor berkutu berjumlah 100 ribu sampai 300 ribu ton di seluruh Indonesia.
"Itu laporan data sementara, tapi belum pasti. Tetapi, mana tau ada jumlahnya seratusan atau berapa, mudah-mudahan jumlahnya sedikit. Kita akan berhentikan," tutur Amran. (Fal/M-3)
Badan Pangan Nasional menegaskan bahwa beras yang didistribusikan kepada masyarakat harus dalam kondisi yang baik dan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.
Sebanyak 300 ribu ton beras sisa impor tahun 2024 dilaporkan rusak dan berkutu. Hal itu sangat disayangkan karena bisa menjadi kerugian negara.
GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X menanggapi laporan protes dari orangtua siswa mengeluhkan menu MBG berupa roti selama Ramadan
PENCIPTA lagu Darah Juang, Johnsony Maharsak Lumban Tobing atau John Tobing meninggal dunia. Kabar duka itu dibenarkan oleh aktivis Jogja Police Watch, Baharuddin Kamba
Masyarakat yang berpartisipasi akan mendapatkan imbalan sebesar Rp5.500 untuk setiap satu liter minyak jelantah yang disetorkan.
HARGA pangan di Yogyakarta di momen awal puasa Ramadan 2026 menunjukkan kenaikan signifikan. Dari hasil pemantauan, beberapa harga komoditas masih tinggi dan membuat warga khawatir.
Nikmati Ramadan di Kotta GO Yogyakarta dengan promo 40 Hours Stay dan paket buka puasa Iftar Nusantara di Piyama Cafe. Hotel & Resto #1 di TripAdvisor!
BHR DIY sebut hilal awal Ramadan 1447 H di Yogyakarta mustahil terlihat Selasa (17/2) karena posisi minus 1,5 derajat di bawah ufuk. Cek hasil lengkapnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved