Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan sekaligus Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Sri Mulyani Indrawati menyebut nilai tukar rupiah masih terjaga dengan baik meski terus mengalami tekanan dari dolar AS. Menurutnya, turunnya nilai tukar rupiah masih lebih baik ketimbang yang dialami mata uang banyak negara.
"Kalau kita bandingkan dengan mata uang negara lain, seperti Korea, Meksiko, Brasil, Jepang, dan Turki, perkembangan rupiah, meski depresiasi, masih lebih baik," kata dia dalam konferensi pers KSSK Triwulan IV 2024, Jakarta, Jumat (24/1).
Terjaganya nilai tukar rupiah, kata Sri Mulyani, tak luput dari berbagai upaya Bank Indonesia dalam melakukan stabilisasi nilai tukar.
Upaya-upaya yang dilakukan bank sentral itu berbuah pada depresiasi yang terbilang cukup moderat, yakni di level 4,3% atau di angka Rp16.905 per dolar AS hingga akhir 2024.
Nilai tukar rupiah juga disebut terus terjaga di awal 2025. Hal itu terindikasi pada kondisi rupiah yang mengalami depresiasi 1,14% hingga 23 Januari 2024.
"Nilai tukar rupiah kita menguat terhadap mata uang kelompok negara maju di luar AS. Dan nilai tukar rupiah kita relatif stabil terhadap mata uang kelompok negara berkembang. Itu sejalan dengan kebijakan stabilisasi BI, juga didukung oleh aliran masuk mdal asing yang masih berlanjut," terangnya.
Perempuan yang karib disapa Ani itu menambahkan, stabilitas nilai tukar rupiah itu juga didorong oleh poissi cadangan devisa yang cukup tinggi, yakni US$155,7 miliar di akhir 2024. Nilai tersebut setara dengan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor plus pembayaran utang luar negeri.
"Angka itu berada di atas standar kecukupan yang digunakan secara internasional yaitu tiga bulan impor," pungkas Ani. (Mir/E-2)
Nilai tukar rupiah ditutup stagnan Rp16.997 per dolar AS hari ini (17/3). Cek hasil RDG Bank Indonesia terkait BI-Rate dan dampak pernyataan dovish Gubernur BI.
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Maret 2026.
Kurs rupiah hari ini 17 Maret 2026 menguat ke Rp16.965 per dolar AS. Pasar menanti pengumuman BI Rate di tengah tensi geopolitik Timur Tengah.
Kurs rupiah ditutup melemah ke 16.997 per dolar AS pada Senin (16/3/2026). Simak analisis penyebab pelemahan terkait geopolitik dan inflasi AS di sini.
Hal itu karena asumsi nilai tukar dalam APBN berada di kisaran Rp16.500 per dolar AS, sementara saat ini rupiah mendekati Rp17.000 per dolar AS.
Kurs Rupiah terhadap Dolar AS hari ini 13 Maret 2026 diprediksi melemah di kisaran Rp16.850 - Rp16.950 akibat sentimen geopolitik Timur Tengah.
Mata uang rupiah ditutup menguat 34 poin pada perdagangan sore ini (8/7). Itu imbas dari kebijakan tarif impor Presiden Amerika Serikat Donald Trump
PADA perdagangan sore hari ini, Senin (7/7), nilai tukar rupiah ditutup anjlok 54 poin ke posisi Rp16.239 per dolar Amerika Serikat (AS).
Indeks dolar AS menguat pada hari ini di tengah kebijakan Presiden AS Donal Trump yang menambah tarif baru pada beberapa ekonomi utama di luar Tiongkok.
TANTANGAN global yang ditandai tren proteksionisme dan faktor sentimen domestik menekan nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS.
BANK Indonesia menilai pelemahan nilai tukar rupiah banyak dipengaruhi faktor ketidakpastian global yang masih cukup tinggi. Itu terutama setelah Donald J. Trump kembali menjadi Presiden AS.
ANALIS pasar modal Hendra Wardana meramalkan depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus berlanjut. Pelemahan rupiah saat ini mencapai Rp16.505 per dolar AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved