Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBENTUKAN Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) perlu dipercepat. Jika perlu, Presiden Prabowo Subianto turun langsung menakhodai percepatannya.
"Saya rasa ini perlu Pak Prabowo yang turun langsung, karena asetnya besar sekali," kata Direktur Ekonomi Digital dari Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (23/1).
Menurutnya, perlu kehadiran seorang presiden untuk membidani Danantara. Dia mencontohkan soal penaikan PPN 12% yang menjadi polemik. Dalam polemik tersebut, Prabowo turun langsung mengumumkan bahwa penaikan PPN hanya untuk barang mewah.
"Kalau kita lihat Danantara ini ketika Pak Prabowo bilang ada Danantara yang akan mengelola BUMN, itu sama ketika dia mengumumkan program makan bergizi gratis," tegas Nailul.
Dia menilai Danantara mesti segera dibentuk mumpung sentimen terkait hal itu masih positif. Jika dibiarkan mangkrak terlalu lama, sentimen terhadap masalah itu akan menurun.
"Dampaknya nanti ke ketidakpuasan masyarakat, itu akan meningkat," tegas Nailul.
Senada dengannya, ekonom dan praktisi pasar modal Hans Kwee mendorong percepatan pembentukan Danantara. Menurut dia, percepatan pembentukan lembaga itu juga perlu dukungan politik.
"Hal yang terpenting juga itu harus cepat direalisasikan, pekerjaan rumahnya sebenarnya ada di DPR ya," tegas Hans.
Jika sudah terbentuk, Hans berharap Danantara dapat dikelola secara profesional. Bukan hanya sebagai lembaga pengawas, tapi pengontrol BUMN yang tergabung di dalamnya.
"Kita juga harapkan ada pembentukan satu ekosistem keuangan yang kuat di Danantara. Sehingga ada peningkatan efisiensi, termasuk perluasan akses ke berbagai bidang dan menjangkau pasar domestik dan internasional," kata Hans. (Ant/E-2)
Wapres ke-6 RI Try Sutrisno meninggal dunia di usia 90 tahun. Mensesneg sebut almarhum teladan bangsa dalam menjaga Pancasila dan UUD 1945.
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma.
Presiden Prabowo Subianto melanjutkan rangkaian kunjungan kenegaraan ke Emirat Arab dengan agenda pertemuan dengan Presiden Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ).
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan Raja Yordania, Raja Abdullah II ibn Al-Hussein, di Istana Al Husseiniya, Aman, Rabu siang (25/2).
Prabowo menyaksikan penandatanganan perjanjian kerangka kerja antara Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dan perusahaan teknologi Inggris Arm Limited.
Wakil Ketua DPR RI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad, menyerukan penundaan impor 105 ribu mobil pikap dari India untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved