Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah persaingan ketat pada sektor keuangan, Pegadaian berkomitmen mendukung perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Itu dilakukan bukan hanya membantu nasabah mendapatkan modal, tetapi juga memberikan peluang bagi sektor UMKM untuk terus tumbuh di tengah berbagai tantangan.
Karena itu, Pegadaian Area Jakarta Utara berupaya menghadirkan agen-agen untuk menjangkau masyarakat lebih luas terkait layanan produk Pegadaian, terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau layanan keuangan formal, khususnya pada malam hari.
"Sebab, agen Pegadaian beroperasi 24 jam. Fungsi agen pegadaian selain berperan sebagai mitra strategis memperkenalkan produk kami, juga mendapatkan benefit berupa sharing fee yang kompetitif hingga 1,5% dari omzet penjualan produk Pegadaian sehingga memberikan penghasilan tambahan bagi mereka," ungkap Sales Channel Keagenan Pegadaian Area Jakarta Utara Muhammad Iqbal, di Jakarta, Kamis (5/12).
Iqbal menyebutkan pada 2024 pihaknya memberikan berbagai fasilitas dan kegiatan untuk menunjang kemahiran agen dalam keseharian, mulai dari marketing kit, product knowledge, hingga pendampingan khusus.
Di antaranya melalui pendidikan dan pelatihan menaksir barang jaminan emas. Dengan kegiatan ini, diharapkan membantu para agen untuk dapat meningkatkan kompetensi dan kapabilitas.
"Pasalnya, mereka mesti paham dan mampu melakukan penaksiran barang jaminan gadai secara mandiri sehingga bisa melayani masyarakat dengan maksimal," ujar Iqbal.
Selain itu, dilakukan gathering untuk memberikan edukasi, meningkatkan engagement, dan refreshment kepada agen baru, calon agen, dan agen existing terkait update skema operasional keagenan, program promosi, hingga sharing tips dan trik sebagai agen Pegadaian.
Kemudian, Pegadaian Area Jakarta Utara melakukan branding agar agen tampil lebih profesional dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
"Kami juga melakukan pendampingan agen serta membuka ruangan untuk berdiskusi, baik langsung maupun online. Kemudian, giat literasi dan canvassing untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang produk-produk keuangan Pegadaian," kata Iqbal.
Terakhir, lanjut Iqbal, pihaknya menggelar buka puasa bersama dan silaturahmi pada Ramadan yang dihadiri agen dan keluarga agen. (H-2)
Kolaborasi ini dimulai dengan mengadakan Training of Trainers secara virtual yang dihadiri oleh 191 fasilitator dari Purwakarta, Malang, Kediri, Pekalongan, dan Probolinggo.
PENGGUNA layanan keuangan digital di Indonesia terus meningkat, terutama di kalangan generasi Milenial dan Gen Z.
PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life Indonesia) kembali menghadirkan Bright Talk, sebuah program literasi keuangan yang dikemas secara interaktif dan inspiratif.
Layanan kebutuhan dana jangka pendek itu diberikan dengan berbagai jenis jaminan, seperti emas, elektronik, kendaraan, tas, dan jam tangan.
Literasi keuangan bukan hanya penting di kota besar seperti Jakarta, tetapi juga bagi masyarakat di daerah-daerah.
Fundtastic kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi cerdas finansial dengan mendukung acara Graduation Sekolah Kanisius tahun ini.
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Selain menjadi panggung budaya, festival ini juga melibatkan pelaku UMKM desa penyangga sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal.
Perhelatan Inacraft 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) bukan sekadar ajang pameran kriya tahunan.
GUNA mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kereta api (KA) lintas selatan direncanakan berhenti di Stasiun Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.
Event ke-14 secara nasional ini tidak sekadar menjadi ajang pameran produk, tetapi juga ruang penguatan spiritual dan silaturahmi umat.
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena menyoroti belum optimalnya penyerapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved