Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
BANYAK pelaku UMKM yang belum memiliki keterampilan dalam mengelola arus kas, perencanaan keuangan, dan manajemen risiko.Prudential Indonesia dan Mercy Corps Indonesia, melalui program Mastercard Strive di Indonesia, berhasil meningkatkan pemahaman UMKM terhadap pengelolaan keuangan dan asuransi kesehatan kepada lebih dari 6.400 UMKM di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Selain memberikan pelatihan dan pendampingan, Prudential Indonesia juga memperkuat UMKM dengan memberikan Personal Accident Insurance dari PRUWorks, sebuah program yang melindungi pelaku usaha dari kejadian tidak terduga.
Kolaborasi ini dimulai dengan mengadakan Training of Trainers secara virtual yang dihadiri oleh 191 fasilitator dari Purwakarta, Kuningan, Blitar, Malang, Kediri, Pekalongan, dan Probolinggo. Setelah menguasai materi dari tujuh mentor literasi finansial Prudential Indonesia, para fasilitator terjun ke lapangan untuk memberikan edukasi kepada UMKM dari November hingga Desember 2025.
Meskipun indeks literasi keuangan nasional telah mencapai 66,46% pada 2025 , edukasi ini dirasa perlu. Hal ini diperkuat dengan hasil pre-test yang menunjukkan 88% peserta ternyata tidak pernah membuat perencanaan keuangan. Sebagian besar peserta juga belum memahami pentingnya manajemen risiko, yang ditunjukkan dengan 85% UMKM tidak memiliki tabungan darurat dan 81% tidak atau kurang paham pentingnya asuransi untuk keberlanjutan usaha. Adapun kesadaran dan pengetahuan mengenai kesehatan keuangan mulai terbangun pasca pelatihan.
Dari hasil post-test, sekitar 88% UMKM berkomitmen untuk membuat rencana keuangan dan 52% akan menyiapkan dana darurat. Bahkan, lebih dari 88% sudah memahami tujuan asuransi, dengan 59% peserta tertarik menggunakan produk asuransi untuk melindungi diri dan menjaga keberlanjutan usaha.
Karin Zulkarnaen, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, menjelaskan, “Meningkatkan ketangguhan finansial masyarakat Indonesia memerlukan upaya kolektif dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi dengan Mercy Corps Indonesia, kami membekali para fasilitator dengan pengetahuan dan keterampilan agar mereka dapat memberikan edukasi keuangan yang inklusif dan berdampak bagi UMKM. Kami berharap inisiatif ini dapat membantu masyarakat semakin siap dalam menghadapi risiko serta merencanakan masa depan yang lebih aman dan sejahtera.”
Ade Soekadis, Executive Director, Mercy Corps Indonesia menambahkan, “Kami memiliki komitmen untuk meningkatkan kapasitas ekonomi kelompok marginal dan rentan, termasuk UMKM. Dalam konteks ini, kesehatan keuangan merupakan bekal krusial bagi UMKM untuk keberlanjutan usaha mereka. Kerja sama dengan Prudential Indonesia sebagai perusahaan asuransi unggulan pun menjadi penting untuk memberikan dampak positif dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara luas.”
Dampak yang ditunjukkan ini sejalan dengan pendekatan ketangguhan finansial yang dikedepankan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). OJK menekankan pentingnya kemampuan individu untuk mengelola keuangan sehari-hari, menghadapi guncangan finansial dan non-finansial, merencanakan masa depan, serta merasa aman terhadap kondisi keuangannya. Konsep tersebut sejalan dengan berbagai program literasi finansial yang dijalankan Prudential Indonesia untuk menciptakan masyarakat yang lebih tangguh secara finansial.
“Kesehatan keuangan sangatlah vital bagi UMKM yang merupakan tulang punggung ekonomi nasional. Selain menjaga stabilitas usaha, produk-produk yang menguatkan kesehatan keuangan dapat meningkatkan produktivitas UMKM, bahkan mendorong roda perekonomian. Dampak dari kolaborasi dengan Prudential Indonesia dan Mercy Corps Indonesia ini menjadi bukti komitmen Mastercard Strive untuk mendukung UMKM agar tangguh dan tumbuh secara berkelanjutan,” tanggapan Subhashini Chandran, Senior Vice President of Social Impact for Asia, Pacific, Europe, Middle East and Africa, Mastercard Center for Inclusive Growth. (H-2)
Meski potensi ekonomi digital besar, Indonesia masih menghadapi tantangan serius pada aspek literasi.
Menurut Eka Kurniawan, kunci utama untuk meningkatkan kemampuan menulis terletak pada kombinasi antara asupan literasi yang beragam dan latihan fisik yang konsisten.
Skor PISA 2022 menempatkan literasi membaca siswa Indonesia pada angka 359 poin, masih di bawah rata-rata internasional.
MEMPERINGATI Hari Pendidikan Internasional, The Sunan Hotel Solo sukses menggelar “Solo Book Party – Edisi Spesial 2 Tahun SBP” bersama Solo Book Party (SBP).
Di kota ini berdiri banyak sekali lembaga pendidikan tinggi, dan rata-rata terbaik se-Indonesia
Buku Tumpeng Indonesia: Dari Dapur Tradisional Menuju Meja Bangsa disusun untuk memberikan perspektif luas mengenai tumpeng sebagai bagian dari kebudayaan.
PENGGUNA layanan keuangan digital di Indonesia terus meningkat, terutama di kalangan generasi Milenial dan Gen Z.
PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life Indonesia) kembali menghadirkan Bright Talk, sebuah program literasi keuangan yang dikemas secara interaktif dan inspiratif.
Layanan kebutuhan dana jangka pendek itu diberikan dengan berbagai jenis jaminan, seperti emas, elektronik, kendaraan, tas, dan jam tangan.
Literasi keuangan bukan hanya penting di kota besar seperti Jakarta, tetapi juga bagi masyarakat di daerah-daerah.
Fundtastic kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi cerdas finansial dengan mendukung acara Graduation Sekolah Kanisius tahun ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved