Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
EUFORIA Hari Natal selalu dinantikan banyak orang. Sukacita menyambut perayaan ini seolah tidak ada habisnya, membuat siapa pun yang merayakannya antusias mempersiapkan semuanya dengan maksimal. Mulai dari membeli dekorasi Natal, menyiapkan kado untuk orang tersayang, hingga menyajikan hidangan khas di meja makan.
Namun, dengan banyaknya kebutuhan yang harus dipenuhi, sering kali tanpa sadar pengeluaran menjadi lebih besar dari yang sebelumnya telah direncanakan. Jika tidak dikelola dengan bijak, biaya Natal bisa saja menguras uang tabungan.
Lalu, bagaimana caranya merayakan Natal tanpa membuat kantong jebol? Yuk, simak beberapa tips mengatur keuangan saat Natal berikut ini.
Menyambut Hari Natal tidak perlu sampai menghabiskan seluruh tabungan. Penting untuk tetap bijak mengatur pengeluaran, agar kebutuhan setelah Natal tetap terpenuhi. Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan.
Mengatur keuangan saat perayaan Natal tiba dapat dimulai dengan membuat perencanaan anggaran.
Sebelum tergoda oleh promo atau diskon besar-besaran, penting untuk menetapkan anggaran yang jelas terlebih dahulu.
Tentukan berapa banyak yang akan kamu alokasikan untuk membeli hadiah, makanan, dekorasi, dan kebutuhan lainnya.
Dengan membuat anggaran di awal, kamu dapat lebih fokus pada apa yang benar-benar dibutuhkan tanpa menghabiskan uang untuk hal-hal yang kurang penting.
Perlu diperhatikan ketika berbelanja, pastikan untuk tetap berpegang pada anggaran yang telah ditentukan.
Setelah menetapkan anggaran, kamu dapat mencatat semua kebutuhan Natal, mulai dari hadiah, bahan makanan, dekorasi, hingga kebutuhan lainnya.
Daftar ini akan menjadi panduan belanja kamu agar tidak tergoda membeli barang-barang di luar rencana.
Saat menyusun daftar belanja, prioritaskan kebutuhan yang paling penting. Misalnya, hadiah untuk keluarga dekat, bahan untuk hidangan utama Natal, atau dekorasi yang benar-benar diperlukan.
Dengan begitu, kamu dapat mengalokasikan dana sesuai dengan prioritas utama dan belanja bisa jadi lebih terarah.
Saat Natal tiba, ditambah dengan banyaknya diskon akhir tahun, sering kali membuat setiap orang tergoda untuk membeli barang-barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.
Meski begitu, bukan berarti kamu harus membeli semua barang yang sedang diskon.
Sebelum berbelanja, kamu dapat memilih beberapa toko atau platform online untuk menemukan barang yang sesuai dengan anggaran.
Jika memungkinkan, bandingkan harga di beberapa tempat untuk mendapatkan harga terbaik. Dengan cara ini, kamu tidak hanya menghemat uang tetapi juga waktu.
Jangan lupa, manfaatkan juga program cashback atau poin yang kerap kali didapat dari kartu kredit atau aplikasi belanja yang kamu gunakan.
Selain itu, tetaplah perhatikan keinginan dan kebutuhan dalam berbelanja, diskon besar-besaran memang menggoda, tetapi jangan sampai kamu berbelanja lebih dari yang seharusnya hanya karena tergiur harga murah.
Tidak semua hadiah harus mahal untuk memberikan kesan istimewa. Hadiah buatan tangan atau DIY (Do It Yourself) bisa menjadi pilihan yang lebih mengesankan dan terjangkau.
Kamu bisa membuat kue, kerajinan tangan, atau memberikan barang yang memiliki nilai sentimental, seperti album foto berisi kenangan bersama dilengkapi kalimat harapan yang ditulis tangan.
Selain hemat biaya, hadiah seperti ini juga menunjukkan adanya usaha dan perhatian, yang sering kali lebih bermakna dibandingkan barang mahal.
Jangan lupa, kehidupan tidak berhenti setelah Natal. Pastikan kamu masih memiliki dana cadangan untuk kebutuhan sehari-hari atau pengeluaran lainnya di awal tahun.
Jika saat perayaan Natal kamu menerima uang tambahan dari kerabat atau tamu, alangkah baiknya jika dana tersebut dimasukkan ke dalam tabungan.
Dengan menabung, kamu bisa memanfaatkan uang tersebut untuk hal-hal yang lebih bermanfaat, atau bahkan sekadar membahagiakan diri sendiri, seperti jalan-jalan dan membeli barang yang kamu sukai.
Merayakan Natal tidak harus berlebihan, yang terpenting adalah kebersamaan dengan orang-orang tersayang dan makna dari perayaan itu sendiri. (berbagai sumber/Z-1)
Perencanaan yang matang merupakan kunci untuk menyeimbangkan antara kebutuhan saat ini dan impian di masa depan.
Masyarakat semakin cepat mengakses layanan keuangan digital, namun pemahaman mereka belum sepenuhnya sejalan.
Sejak berdiri pada 2000, SMS Finance telah melayani jutaan pelanggan dalam sektor pembiayaan, khususnya pembiayaan mobil bekas dan multiguna.
Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan dalam inklusi dan literasi keuangan nasional, termasuk pembentukan dewan baru yang fokus pada kesejahteraan keuangan.
Forum ini menjadi wadah strategis bagi Aftech untuk menyatukan langkah industri, regulator, dan mitra global dalam mempercepat inklusi keuangan digital.
Rupiah digital diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi, memperkuat sistem pembayaran lintas batas, serta menjadi fondasi yang kokoh bagi inovasi keuangan.
Menag Nasaruddin Umar menegaskan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 menjadi momentum penting untuk meneguhkan solidaritas dan empati kebangsaan bagi korban bencana
Menag menjelaskan bahwa hakikat Natal adalah memperingati kelahiran sosok teladan, yang harus diwujudkan dalam perilaku dan tindakan nyata.
Mengusung tema Cinta Tanpa Syarat, sekolah di Langkat yang baru berdiri kurang dari satu tahun ini tidak hanya merayakan Natal secara seremonial.
ASDP kembali mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan perjalanan sejak jauh hari melalui pemanfaatan sistem tiket online Ferizy.
Total volume lalin yang kembali ke wilayah Jabotabek ini meningkat 15,66% jika dibandingkan lalin normal.
DIREKTUR Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan sebanyak 1.556.310 kendaraan meninggalkan Jakarta. Bogor, Tangerang, Bekasi (Jabotabek) pada H-7 sampai H+1 Natal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved