Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa pemerintah akan mengubah skema subsidi BBM dan listrik menjadi bantuan langsung tunai (BLT).
Merespon hal tersebut, Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda menyampaikan adanya efek pindah dari subsidi barang ke BLT yang cukup luas, terutama ke inflasi dan kemiskinan.
"Jadi memang di satu sisi akan mengurangi kebocoran ketidaktepatan sasaran, namun akan menimbulkan efek samping ke inflasi yang dirasakan juga oleh masyarakat yang tidak mendapatkan BLT. Kemiskinan bisa naik gegara inflasi yang tinggi, ini yang harus diantisipasi oleh pemerintah jika ingin mengubah skema subsidi BBM dan listrik," ucap Huda saat dihubungi pada Senin (4/11).
Di samping itu, Huda menyebut bahwa skema BLT langsung tersebut sudah banyak digunakan oleh pemerintahan sebelumnya dimana subsidi ini langsung menyasar kepada kelompok yang membutuhkan.
Huda menilai, bagi sebagian orang subsidi skema government to person (G2P) akan menguntungkan, namun tidak bagi sebagian masyarakat. Pasalnya, apabila skema subsidi BBM dan listrik diubah menjadi BLT, akan ada sebagian masyarakat yang tidak menerima subsidi BLT karena kategori bukan masyarakat miskin, namun ikut terdampak apabila ada kenaikan harga yang ditimbulkan dari adanya pencabutan subsidi.
"Misalkan kelompok rentan miskin yang bisa menjadi kelompok miskin ketika harga BBM subsidi dinaikkan. Mereka juga tidak mendapatkan bantuan kompensasi peralihan subsidi tersebut," terang Huda.
Di kesempatan berbeda, Penasihat Khusus Presiden Urusan Ekonomi Prabowo, Bambang Brodjonegoro mengungkapkan bahwa tidak akan terjadi inflasi dengan diubahnya skema subsidi BBM-listrik menjadi BLT.
"Inflasi itu kan kalau ada inflasi kan pengaruhnya ke daya beli, jadi ketika harga BBM naik, pasti akan inflasi. Tapi daya belinya sudah tercover dengan BLT tadi, jadi BLT itu diberikan sebagai upaya untuk menjaga agar daya beli gak terganggu oleh kenaikan harga. Itu maksudnya esensi dari perubahan subsidi harga menjadi BLT tepat sasaran," pungkasnya. (Fal/M-4)
Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau langsung penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) hari terakhir yang dilaksanakan di Kantor Pos Cikini, Jakarta Pusat.
Pemerintah menyalurkan BLT Kesra tersebut sekaligus untuk tiga bulan yakni Oktober, November dan Desember 2025.
Pemerintah terus mempercepat penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah terdampak bencana Sumatra.
Pos Indonesia menunjukkan perannya sebagai perpanjangan tangan negara melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLTS) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Kota Padang.
Bantuan langsung tunai (BLT) untuk para korban bencana Sumatra, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Di tengah tekanan ekonomi yang masih membayangi sebagian warga, Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) menjadi penyangga penting.
Cek harga cabai di 5 pasar utama Batam (Tos 3000 hingga Penuin) per 18 Februari 2026. Harga rawit merah tembus Rp85.000/kg jelang Ramadan.
Update harga pangan di Pasar Induk Kramat Jati per 18 Februari 2026. Harga cabai rawit merah mulai turun ke Rp80.000/kg jelang Ramadan 1447 H.
Pantau harga pangan terbaru hari ini 18 Februari 2026. Cabai rawit merah tembus Rp88.600/kg, telur ayam Rp32.200/kg. Cek daftar lengkap harga sembako PIHPS di sini.
Satgas Pangan Sidoarjo sidak Pasar Larangan jelang Ramadan 2026. Harga ayam potong tembus Rp42 ribu dan cabai rawit Rp90 ribu per kg. Cek tabel harganya di sini.
Pantauan harga pangan di Pasar Botania dan Tos 3000 Batam. Harga ayam Rp45.000, cabai rawit Rp85.000. Cek update harga sembako terbaru di sini.
Update harga pangan di Pasar Kadipaten Majalengka jelang Ramadan 2026. Cabai rawit, bawang, telur, dan daging sapi kompak naik. Cek tabel harganya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved