Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
GENCARNYA penerapan green building melalui prinsip ESG atau standar perusahaan yang mencakup tiga konsep utama: Environmental (Lingkungan), Social (Sosial), dan Governance (Tata Kelola Perusahaan), mendorong Kohler Indonesia untuk berinovasi dan menghadirkan berbagai furniture dapur dan kamar mandi yang berkelanjutan mulai dari kloset, keran air, rivlet, wastafel hingga showering.
Senior Channel Marketing Manager Kohler Indonesia, Albert Muljo Pranoto mengatakan pihaknya kini telah menyediakan berbagai furniture dapur dan kamar mandi yang menekankan pada aspek inovasi keberlanjutan. Masyarakat kini bisa mendapatkannya di Showroom eksklusif Kohler yang berlokasi di Jakarta Garden City (JGC), Cakung.
“Kami siap memenuhi kebutuhan berbagai pihak yang ingin menerapkan green building melalui prinsip ESG dan keberlanjutan. Jadi kami mengambil komitmen itu dengan sangat serius lewat kehadiran berbagai produk yang hemat air dan energi, salah satunya lewat kloset duduk revolution 360,” jelasnya kepada Media Indonesia usai pembukaan Showroom Kohler di Jakarta Garden City pada Kamis (3/10).
Baca juga : Apa Keuntungan Membeli Hunian lewat Pameran? Simak Penjelasannya
Albert menjelaskan kloset inovasi Kohler tersebut dapat menghemat air sebanyak 2,6 per 4 liter dalam sekali siram. Jumlah penghematan ini jauh lebih banyak jika dibandingkan pada kloset pada umumnya. “Kalau yang normal sudah eco friendly, 3 per 4,5. Tapi kalau misalnya ada yang ingin lebih irit air untuk menerapkan prinsip green building, biasanya membutuhkan minimal 3 liter. Nah ini 2,6 per 4, jadi 2,6 liter sekali flush sama ada pilihan 4 liter per flush gitu,” katanya.
Sementara itu, untuk inovasi Revolution 360, lanjut Albert, memiliki keunggulan rimless atau tanpa tepi sehingga selain menghemat energi air, kebersihan kloset juga akan jauh lebih higienis.
“Jadi kalau yang kloset biasa, ini pasti ada box gitu ya jadi air keluar dari samping-samping atau tepi kloset yang ini memboroskan air, tapi ini dengan inovasi Revolution 360 jadinya rimless sehingga ketika kita bersihkan, tidak diperlukan pembersih khusus, ini hanya tinggal dilap saja akan langsung bersih kembali,” katanya.
Baca juga : Resmikan Showroom Eksklusif, Kohler Optimis pada Potensi Pasar di Indonesia
Albert menjelaskan air yang keluar pada kloset akan jauh lebih sedikit lantaran dibantu dengan teknologi jet hole yang memudahkan kotoran turun secara lebih cepat dari kloset pada umumnya. “Terus airnya keluar dari bagian sisi belakang, jadi dia akan muter, ngebersihin air bowl dulu, disedot, lalu didorong. Kalau bisa dilihat ada bolongan, jadi airnya itu akan mendorong kotoran. Ini salah satu keunggulan. Jadi muter dulu, ngebersihin bowl, disedot ke dalam, ada bolongan ini, nanti dorongan air akan memastikan kotoran itu pasti terbuang semua,” jelasnya.
Selain itu, Kohler juga menyuguhkan finishing produk wastafel berbentuk kelopak bunga dari bahan titanium yang mencolok atau kilau rose gold, yang memiliki permukaan bertekstur dilengkapi dengan keran, dan aksesori Artist Editions untuk mendapatkan tampilan yang personal dan terkoordinasi.
“Pada koleksi ini ada desain buatan tangan yang luas mencakup motif bunga, geometris, tema gaya hidup, dan detail arsitektural yang diukir dengan logam mulia,” jelasnya. (S-1)
Pembiayaan perumahan syariah terus tumbuh dengan dukungan developer sebagai mitra strategis, memperkuat sektor properti dan program perumahan nasional.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengungkapkan produk KPR fix berjenjang ini memang salah satunya dikhususkan untuk generasi muda.
Kombinasi lokasi strategis, reputasi pengembang dan dukungan insentif pemerintah menciptakan proposisi nilai yang kompetitif bagi calon pembeli.
MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung.
Dengan populasi besar, pertumbuhan hunian baru yang berkelanjutan, daya beli yang relatif stabil, Surabaya menjadi salah satu motor utama pertumbuhan sektor properti nasional.
Tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan, namun sekaligus fase konsolidasi bagi para pelaku industri properti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved