Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mengumumkan peningkatan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk sektor properti.
Insentif yang semula sebesar 50% untuk semester II tahun 2024, akan ditingkatkan menjadi 100% hingga Desember 2024.
Kebijakan ini mulai berlaku pada 1 September 2024 dan diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat kelas menengah serta mendorong pertumbuhan sektor konsumsi.
Baca juga : Di Tengah Depresiasi Rupiah, SMRA Berharap Keberlanjutan Insentif PPN DTP
"Kebijakan ini memiliki efek pengganda yang sangat tinggi, terutama pada sektor konsumsi dan perumahan. Presiden Joko Widodo telah menyetujui kebijakan ini pekan lalu, dan saat ini sedang disiapkan aturan rinci melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK)," ujar Airlangga Hartarto di Jakarta.
Respon positif datang dari pelaku industri properti, salah satunya Direktur Utama PT Purinusa Jayakusuma Sianna Sutinah Rustanto.
Sianna menyatakan bahwa kebijakan ini menunjukkan perhatian besar pemerintah terhadap sektor properti, yang diyakini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca juga : Insentif PPN DTP 100 Persen Berakhir Juni
"Sektor properti, khususnya perumahan, memiliki dampak besar terhadap sektor riil lainnya. Saat ini kami fokus mengembangkan perumahan Aryana Karawaci di Tangerang, Banten, dengan luas lahan 26 hektar dan hampir 3000 unit rumah telah dibangun di kawasan tersebut," ungkap Sianna.
Pada Semester II 2024 ini, PT Purinusa Jayakusuma memasarkan dua klaster di Aryana Karawaci, yaitu Safira dan Kristal, dengan total sekitar 600 unit rumah.
Sianna menambahkan bahwa program PPN DTP 100% sangat membantu penjualan, terutama untuk segmen pasar menengah yang memang membutuhkan rumah dengan kemudahan seperti bebas biaya pajak.
Baca juga : CHL Kebut Pembangunan 36 Hunian di Bio District
Selain memanfaatkan insentif PPN DTP, Aryana Karawaci juga gencar menawarkan berbagai promo menarik untuk menarik minat konsumen.
Menurut Project Consultant Property Lounge, yang memasarkan Aryana Karawaci, Rita Megawati, program PPN DTP ini sangat membantu dalam mengedukasi dan menarik konsumen.
"Kami optimis produk di Aryana Karawaci bisa terjual habis hingga akhir tahun ini. Selain edukasi melalui sosial media dan offline, kami juga memberikan kemudahan dan promo menarik seperti diskon 50% untuk biaya booking fee hingga 1 September mendatang," jelas Rita.
Aryana Karawaci, yang terletak di lokasi strategis dengan berbagai fasilitas seperti club house, area komersial, dan food court, juga menawarkan hadiah langsung seperti AC, furniture, dan voucher SPBU untuk konsumen.
Dengan berbagai langkah strategis dan dukungan insentif dari pemerintah, pengembang dan pemasar Aryana Karawaci optimis akan mencapai target penjualan hingga akhir 2024. (Z-10)
IHSG mencetak All Time High (ATH) baru di level 8.933,61. Lonjakan harga logam akibat tensi geopolitik AS-Venezuela dan insentif pajak pemerintah jadi pemicu utama.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memperpanjang insentif pajak pertambahan nilai atau PPN DTP sebesar 100 persen untuk pembelian properti yang berlaku hingga 31 Desember 2027
Stimulus fiskal seperti PPN DTP dan potongan BPHTB dinilai belum mampu dorong penjualan rumah, karena biaya mobilitas dan akses transportasi jadi faktor utama
PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID) menutup triwulan III 2025 dengan capaian gemilang. Emiten properti dan perhotelan ini berhasil mencatat lonjakan laba bersih hingga 150%.
OJK menilai perpanjangan insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) 100% untuk pembelian rumah akan semakin menggairahkan penyaluran KPR.
Menteri Keuangan Purbaya perpanjang insentif PPN DTP 100% untuk properti hingga Desember 2027, mendukung daya beli kelas menengah dan sektor properti.
DAMARA Estate Jimbaran Hijau, pengembangan hunian premium oleh Greenwoods Group bekerja sama dengan Jimbaran Hijau, secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Banyan Group.
Pertama kalinya sejak 1978, rumah legendaris keluarga Banks dari serial 'The Fresh Prince of Bel-Air' resmi masuk bursa properti.
Temukan daftar 30 perusahaan properti terbesar di Indonesia berdasarkan market cap 2026. Panduan lengkap bagi investor saham dan properti.
PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) memperluas portofolio bisnisnya ke segmen hunian tapak (landed housing) melalui akuisisi 99,9% saham PKSI senilai 174,8 miliar.
Update pasar saham properti 9 Januari 2026. Saham DILD dan ASRI catatkan kenaikan signifikan di tengah sentimen IKN dan suku bunga, sementara APLN bergerak moderat.
Percepatan serah terima ini sebagai wujud komitmen pengembang dalam menjaga kepercayaan konsumen, khususnya terkait ketepatan waktu penyelesaian hunian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved