Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus berupaya mendorong penggunaan alat kesehatan hasil produksi dalam negeri. Salah satu Langkah konkretnya adalah dengan menggelar HealthConnect: Forum Koordinasi dan Business Matching Sektor Alat Kesehatan Tahun 2024.
"Acara ini merupakan langkah konkret dalam membangun kolaborasi yang lebih kuat antara Pemerintah, industri, masyarakat, peneliti, dan pengguna alat kesehatan untuk memajukan industri alat kesehatan dalam negeri. Dalam kesempatan ini, kita akan bersama-sama menggali peluang untuk memperkuat rantai pasok alat kesehatan yang menjadi kunci ketahanan dan kemandirian industri kesehatan di masa depan," ujar pelaksana tugas Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kemenperin Putu Juli Ardika, di Kantor Kemenperin, Jakarta, Rabu (21/8).
Putu mengatakan industri pengolahan khususnya di sektor logam dasar dan sektor kesehatan sedianya memberikan kontribusi signifikan terhadap PDB nasional. Industri alat kesehatan, sambung dia, sebagai bagian dari industri pengolahan harus terus didorong agar kontribusinya terhadap ekonomi nasional semakin besar.
Baca juga : Kemenkes Dorong Alat Kesehatan Lokal Penuhi Pasar Dalam Negeri
"Ini adalah sebuah tantangan sekaligus peluang bagi kita semua untuk menciptakan nilai tambah yang lebih tinggi di sektor ini," imbuhnya.
Dalam konteks pengembangan industri alat kesehatan, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Pemerintah, industri, peneliti, masyarakat, dan pengguna, dalam hal ini fasilitas kesehatan, harus bersinergi dalam sebuah ekosistem.
"Sinergi antarelemen ini adalah fondasi utama yang akan memperkuat rantai pasok alat kesehatan kita dan pada akhirnya, memperkuat ketahanan industri alat kesehatan nasional. Koordinasi yang baik di antara pemangku kepentingan adalah kunci untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan inisiatif yang diluncurkan dapat diimplementasikan dengan efektif dan efisien," tuturnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes, Lucia Rizka Andalusia, mengingatkan ketika masa pandemi covid-19 Indonesia mengalami berbagai pemasalahan keterbatasan alat kesehatan yang menyebabkan penanganan pandemi tidak dapat berjalan dengan baik.
"Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan menunjukkan agenda transformasi kesehatan ini yang kita harapkan secara komprehensif kita dapat memperbaiki kesehatan di Indonesia, sistem kesehatan di Indonesia, dan tentunya juga ketahanan kesehatan di Indonesia ini," ucap Rizka. (Z-11)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
Beberapa penelitian dan pendapat medis menyebutkan bahwa puasa dapat mengurangi kejadian atau keparahan gangguan asam lambung seperti maag dan GERD.
PADA Senin, 2 Februari 2026, dibentuk Forum Organisasi Profesi Kedokteran dan Kesehatan Indonesia (FOPKKI) sebagai forum koordinasi dan komunikasi nasional.
Saat ini, fasilitas kesehatan maupun SDM kesehatan di Indonesia sudah sangat baik dan tidak kalah dengan rumah sakit di Malaysia maupun Singapura.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong penguatan struktur industri logam nasional guna menopang pertumbuhan ekonomi dan mendukung agenda industrialisasi berkelanjutan.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memimpin rapat perdana bersama jajarannya pada awal tahun 2026 dengan agenda utama membahas program restarting bagi industri kecil.
Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menargetkan pertumbuhan PDB industri pengolahan non migas (IPNM) 2026 di angka 5,51%.
Juru Bicara (Jubir) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Febri Hendri Antoni Arif menyampaikan bahwa nilai Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada Desember 2025 berada di angka 51,9.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved