Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Bertepatan dengan HUT ke-79 Kemerdekaan RI, PT Medikaloka Hermina resmi membuka (soft opening) rumah sakitnya yang ke-50, yakni Rumah Sakit Hermina Nusantara. Fasilitas Kesehatan tersebut terletak di Ibu Kota Nusantara (IKN), tepatnya di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Mulai dibangun pada awal 2024, saat ini RS Hermina Nusantara telah memiliki 3 lantai yang siap menerima pasien rawat jalan, rawat inap, dan Instalasi Gawat Darurat (IGD).
“Selain memberikan pelayanan kesehatan umum, fokus pelayanan yang diberikan adalah pelayanan dasar yang terdiri dari IGD, ICU, dan Traumatologi sebagai unggulan dasar,” jelas Presiden Direktur PT Medikaloka Hermina Hasmoro.
Baca juga : RS Hermina Diresmikan di IKN
Ia mengatakan RS Hermina Nusantara didukung oleh RS Hermina Balikpapan dan RS Hermina Samarinda serta bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk buka bertahap dan telah mendapat dukungan dari perusahaan-perusahaan asuransi di Indonesia.
“Sejak awal kami berkomitmen untuk mendukung Ibu Kota Nusantara karena kami melihat potensi kedepannya sangat besar, seiring dengan pertumbuhan di IKN,” lanjut Hasmoro.
Ke depan, ia menargetkan RS Hermina Nusantara akan menjadi rumah sakit berbasis ecogreen dan smart hospital, dengan akreditasi nasional dan internasional. Itu akan menjangkau pasien-pasien eksekutif dan non-eksekutif secara lebih luas.
Adapun pada Juli lalu, Hermina juga telah melakukan soft opening RS Hermina Madiun sebagai rumah sakit ke-49.
"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah dan semua pihak yang terlibat mulai dari komitmen jajak pasar. Diharapkan, dengan dibangunnya semua ruah sakit baru, masyarakat bisa memperoleh manfaat yang besar," tandasnya. (Z-11)
ANGGOTA Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menilai permintaan Presiden Prabowo Subianto mengenai koreksi desain dan fungsi Ibu Kota Nusantara (IKN) mempercepat pembangunan di IKN
KEPALA Otorita IKN Basuki Hadimuljono menegaskan pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalimantan Timur, akan berlanjut hingga 2028. Hal setelah Presiden Prabowo Subianto berkunjung
KEPALA Otorita IKN Basuki Hadimuljono optimistis setelah Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalimantan Timur.
Penguatan infrastruktur bagi lembaga negara menjadi prioritas utama Presiden saat ini.
IKN dipandang sebagai warisan pemerintahan Joko Widodo yang tidak ingin ditinggalkan begitu saja.
Prasetyo menegaskan bahwa fokus utama Presiden adalah perbaikan dan percepatan pembangunan.
Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.
Kepastian anggaran menyusul terbitnya Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari pemerintah pusat.
Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Aktivitas Ilegal Otorita IKN memprioritaskan penanganan terhadap berbagai bentuk aktivitas ilegal seperti penambangan, pembukaan lahan
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Tamsil Linrung, menegaskan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) harus mencerminkan arah baru pembangunan Indonesia.
Anggota Komisi II DPR RI Indrajaya menilai, pemangkasan HGU di IKN perlu mempertimbangkan dampak terhadap investasi dan pembangunan di IKN.
Pembangunan kawasan strategis bagi lembaga Legislatif dan Yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi bergulir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved