Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN tambang nikel terbesar di Indonesia, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), telah mengumumkan rencana dan proyek strategis untuk periode 2025-2030. Rencana ini bertujuan untuk meningkatkan produksi, mengembangkan bisnis, dan meningkatkan kinerja keuangan perusahaan.
Menurut CEO PT Vale Febriany Eddy, rencana dan proyek strategis ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja keuangan dan meningkatkan nilai perusahaan.
“Kami percaya bahwa, dengan rencana dan proyek strategis ini, PT Vale dapat meningkatkan produksi, mengembangkan bisnis, dan meningkatkan kinerja keuangan pada periode 2025-2030. Dan tentunya PT Vale siap menghadapi masa depan dengan percaya diri dan optimis,” kata Febriany.
Baca juga : Sejarah PT Vale Indonesia dan Nikel Berkelanjutan di Indonesia
Dalam rencana strategi tersebut, PT Vale akan fokus pada beberapa bidang utama, yaitu peningkatan produksi, pengembangan bisnis, investasi pada teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Pada tahun 2025, PT Vale berencana meningkatkan produksi nikel menjadi 200.000 ton per tahun. Meningkat dari 150.000 ton per tahun pada tahun 2022. “Hal ini akan dicapai melalui peningkatan efisiensi operasional dan pengembangan tambang baru,” terang Febriany.
Kemudian pengembangan bisnis, yakni PT Vale akan mengembangkan bisnisnya melalui diversifikasi produk, termasuk pengembangan produk nikel dengan nilai tambah seperti nikel sulfat dan nikel karbonat.
Baca juga : 2 Investor Eropa, BASF dan Eramet Hengkang dari Proyek Nikel di Maluku
Lalu investasi pada teknologi, PT Vale akan meningkatkan investasi pada teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya produksi. Serta pengembangan SDM melalui program pelatihan dan pengembangan karyawan.
Selain itu, PT Vale juga telah mengumumkan beberapa proyek strategis yang akan dilaksanakan pada periode 2025-2030, seperti mengembangkan proyek tambang nikel di Sulawesi investasi sebesar Rp10 triliun.
Ada juga proyek pengembangan pabrik nikel baru dengan kapasitas produksi 50.000 ton per tahun. Juga proyek pengembangan infrastruktur pendukung, termasuk jalan, pelabuhan, dan fasilitas lainnya.
Baca juga : Harga Nikel Terus Anjlok, Smelter Nikel Bisa Tutup Beroperasi
“Bahkan, saat ini, PT Vale sedang mengembangkan tiga proyek smelter nikel baru di Sulawesi. Lokasi proyek nikel tersebut tersebar di Sorowako - Sulawesi Selatan, Pomalaa - Sulawesi Tenggara, dan Bahodopi - Sulawesi Tengah. Yang dokumen izin usaha pertambangan khusus (IUPK) sudah keluar,” lanjut Febriany.
Hanya saja tambahnya, PT Vale juga menghadapi beberapa tantangan di industri pertambangan global, termasuk mengumumkan harga komoditas, perubahan kebijakan pemerintah, dan meningkatnya persaingan.
“Sehingga kami harus terus berinovasi dan meningkatkan efisiensi operasional untuk tetap kompetitif di industri ini,” tambah Febriany.
Baca juga : Erick Thohir Sebut Pelepasan Porsi Saham Vale Indonesia Harus Terjadi
Dalam sebuah keterangan, analis keuangan Andri Wibowo menyebutka, PT Vale memiliki peluang besar untuk meningkatkan produksi dan mengembangkan bisnisnya di masa depan.
“PT Vale memiliki sumber daya alam yang melimpah dan infrastruktur yang baik, sehingga memiliki potensi besar untuk meningkatkan produksi dan mengembangkan bisnisnya,” sebutnya.
Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif mengaku, menyambut baik rencana strategis PT Vale. “Kami percaya bahwa PT Vale dapat menjadi salah satu perusahaan tambang terbesar di Indonesia dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional,” sebutnya.
Dengan rencana dan strategi proyek ini, PT Vale siap menghadapi masa depan dengan percaya diri dan optimis. Perusahaan ini diharapkan dapat meningkatkan produksi, mengembangkan bisnis, dan meningkatkan kinerja keuangan pada periode 2025-2030. (Z-10)
Putra Donald Trump adalah salah satu investor di tambang 'unsur tanah jarang' pertama di pulau Arktik tersebut.
PT Geo Mining Berkah (GMB), perusahaan konsultan pertambangan, memperkuat perannya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul di sektor tambang.
Rizki menilai pernyataan Panji telah merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang publik.
Ketiga kontrak tersebut mencakup proyek jasa pertambangan di Halmahera dengan nilai kontrak senilai Rp602 miliar yang merupakan pekerjaan tambah atas proyek eksisting.
Ketua KomjakĀ Pujiono Suwadi mengapresiasi capaian pemulihan aset negara oleh Satgas PKH namun itu dinilai masih jauh dari kerugian negara di bidang sumber daya alam
Mandenas mengaku langsung berkoordinasi dengan pihak Presiden Prabowo Subianto perihal pemberantasan tambang ilegal di Indonesia, termasuk di Papua.
Kepala Pusat Makroekonomi Indef, M Rizal Taufikurahman, menjelaskan faktor global dan domestik yang memicu masuknya dana asing ke sektor nikel dan tambang logam Indonesia.
Harga nikel dunia di LME melonjak tajam menembus US$17.900 per ton pada Selasa (6/1). Rencana Indonesia memangkas kuota produksi 2026 jadi pemicu utama.
PT Mitra Murni Perkasa (MMP) dan Mitsui & Co Ltd resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai langkah awal menjalin kolaborasi strategis dalam pemasaran high grade nikel matte.
Pertambangan nikel yang telah operasional selama 2,5 tahun dan banyak membawa manfaat dalam mensejahterakan masyarakat Suku Kawei.
Serangkaian temuan penting terkait praktik pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara menjadi sorotan utama.
Ia menambahkan bahwa setelah dua fase tersebut, INA bahkan sudah membeli lahan untuk Fase III sebagai sinyal percepatan yang tidak main-main.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved