Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Eksekutif Center of Reform on Economics (CoRE) Mohammad Faisal memprediksi kontraksi Purchasing Manager's Index (PMI) manufaktur Indonesia akan kembali terjadi dalam beberapa bulan mendatang. Kontraksi diperkirakan baru akan pulih pada akhir tahun.
"Pada bulan berikutnya, PMI manufaktur Indonesia akan kembali kontraksi. Baru menjelang akhir tahun, ketika permintaan domestik meningkakt, baru mulai naik. Ini bisa masuk kembali ke zona ekspansif PMI manufaktur," ujarnya, Jumat (2/8).
S&P Global, Kamis (1/8), merilis PMI manufaktur Indonesia pada Juli 2024 tercatat 49,3, menurun dibandingkan Juni 2024 yang berada pada angka 50,7. S&P Global menggunakan angka 50 sebagai titik mula. Jika di atas 50, dunia usaha sedang dalam fase ekspansi. Sementara di bawah itu, dunia usaha kontraksi atau berada di zona negatif.
Baca juga : Sepi Order, PMI Manufaktur di Zona Merah
Pada kuartal II 2024, sektor tertentu di industri manufaktur masih terbilang ekspansif. "Tapi ekspansifnya sudah masuk ke tren pelemahan. Suatu saat akan masuk ke fase kontraksi dan itu bakal terjadi," tandasnya.
Faisal menjelaskan, pelemahan PMI manufaktur harus diwaspadai dari banyak sisi, terutama beban biaya produksi manufaktur sampai masalah pasar.
"Masalah saat ini ialah lemahnya demand domestik, terutama di kelas menengah. Kalau demand-nya diperbaiki yakni dari sisi daya beli, itu akan memengaruhi industri manufaktur," terang Faisal.
Ia mendorong pemerintah segera mengeluarkan berbagai insentif agar kontraksi PMI manufaktur tak semakin dalam. Insentif bisa berupa kebijakan yang membantu industri mampu mengurangi ongkos produksinya. (E-2)
The Washington Post mengumumkan PHK massal terhadap 33% karyawannya. Langkah ini memicu kritik tajam, termasuk dari mantan pemimpin redaksi Marty Baron.
Rencana penambahan layer baru cukai rokok berpotensi menggulung tikar industri Sigaret Kretek Tangan (SKT),
13 petugas damkar itu juga belum menerima gaji mereka pada Desember 2025
SEPANJANG tahun 2025, Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi provinsi tertinggi di Indonesia pada angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan.
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (Core) Mohammad Faisal mengungkapkan lonjakan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada 2025 banyak terjadi pada industri padat karya.
Kebijakan yang terlalu ketat, tumpang tindih, atau tidak proporsional dinilai menjadi pemicu meningkatnya risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor padat karya,
Bendera inovasi industri manufaktur Indonesia berkibar di panggung global setelah TRK Valves tampil sebagai satu-satunya perwakilan industri manufaktur nasional dalam ajang LNG 2026.
Mengawali 2026, kinerja sektor manufaktur Indonesia menguat. Hal ini tercermin dari Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur yang tetap ekspansif dan meningkat ke 52,6 pada Januari 2026.
Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) dan Singapore Manufacturing Federation (SMF) secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) strategis sebagai langkah konkret.
Industri manufaktur nasional menunjukkan ketahanan yang kuat dengan tetap bertahan di jalur ekspansi.
Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa industri pengolahan nonmigas (IPNM) berhasil tumbuh hingga 5,17%.
Juru Bicara (Jubir) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Febri Hendri Antoni Arif menyampaikan bahwa nilai Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada Desember 2025 berada di angka 51,9.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved