Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Bank Indonesia bakal meluncurkan fitur baru dalam kartu kredit Indonesia segmen pemerintah. Fitur tersebut ialah online payment virtual card tokenization sebagai pengembangan teranyar.
"Hari ini dan besok kami juga akan luncurkan pengembangan kartu kredit segmen pemerintah dengan fitur online payment virtual card tokenisasi," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam pembukaan acara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (Fekdi) dan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2024, Jakarta, Kamis (1/8).
Sedianya, kartu kredit Indonesia segmen pemerintah merupakan solusi pembayaran daring domestik untuk transaksi pemerintah. Tujuan dasarnya ialah sebagai wujud sinergi program pemerintah dalam rangka Gerakan Bangga Buatan Indonesia.
Baca juga : Nilai Transaksi Digital Meningkat, Penggunaan Kartu Menurun
Lalu, tujuan lainnya ialah untuk mendukung kemandirian dan kedaulatan. Tujuan lain dari kartu kredit Indonesia segmen pemerintah berikutnya ialah untuk mendorong akseptasi dan digitalisasi UMKM.
Adapun lini masa pengembangan kartu kredit Indonesia ditandai dengan menyediakan fitur QRIS pada Agustus 2022. Pengembangan dilanjutkan hingga ke pembayaran digital di 2023.
Kartu kredit Indonesia segmen pemerintah juga dihadirkan dengan limit memadai, skema harga yang efisien, dan fitur sesuai dengan kebutuhan transaksi pemerintah.
Baca juga : Nilai Transaksi Digital Banking Tumbuh 17,19% di Januari
"Dukungan kami untuk kelancaran transaksi keuangan pemerintah baik pusat maupun daerah. Selama ini kami lakukan elektronifikasi, juga kartu kredit segmen pemerintah," jelas Perry.
"Fitur QRIS ini akan diperluas untuk memudahkan transaksi belanja pemeirntah, tidak hanya untuk perjalanan, tapi juga membeli produk UMKM karya bangsa. Dengan demikian mendorong inklusi digital dan digitalisasi UMKM," tambahnya.
Pengembangan kartu kredit Indonesia segmen pemerintah itu juga sejalan dengan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2205-2030 yang diluncurkan oleh bank sentral. Perry menerangkan BSPI 2030 akan mendukung integrasi ekosistem keuangan digital.
Itu akan terjadi dalam struktur yang konsolidatif dan berdaya tahan, sehingga menjamin fungsi bank sentral dalam proses pengedaran uang, kebijakan moneter, dan stabilitas sistem keuangan.
Adapun lima inisiatif yang jadi fokus utama dalam BSPI 2025-2030 ialah infrastruktur untuk ritel, wholesale, dan data SP; lalu inisiatif untuk industri; inovasi; internasional; dan rupiah digital. (Z-11)
Sikap menahan suku bunga acuan (BI Rate) dinilai paling rasional di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan alasan nama Thomas Djiwandono menjadi salah satu yang disebut mengisi posisi deputi gubernur BI
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan mendukung wacana Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono jadi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Thomas keponakan Prabowo Subianto
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menepis anggapan tekanan terhadap nilai tukar rupiah dipicu oleh spekulasi pasar mengenai potensi terganggunya independensi Bank Indonesia.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan rencana pertukaran pejabat antara sektor fiskal dan moneter tidak akan mengganggu independensi Bank Indonesia atau BI
Ini kata ekonom terkait pencalonan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono yang juga merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto sebagai deputi gubernur BI.
Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menjelaskan, kini menteri keuangan (menkeu) dapat bergabung dalam rapat Dewan gubernur Bank Indonesia secara bulanan.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan membuka ruang penurunan suku bunga acuan atau BI Rate ke depan. Hal ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya kredit.
Setelah sukses di Jepang dan negara-negara ASEAN, (Quick Response Code Indonesian Standard) QRIS kini disiapkan untuk masuk ke pasar Korea Selatan.
RAPAT Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG) pada 16–17 September 2025 memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis points (bps) menjadi 4,75%.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan masih terdapat ruang untuk penurunan suku bunga acuan atau BI Rate ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved