Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), salah satu perusahaan tambang terbesar di Indonesia, telah menunjukkan komitmen kuat terhadap Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial.
Dalam beberapa tahun terakhir, PT Vale melaksanakan berbagai program CSR yang memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Sehingga mengantarkan PT Vale menerima beberapa penghargaan atas komitmen mereka terhadap CSR, termasuk Padmamitra Award 2022 kategori Kewirausahaan.
PT Vale telah menunjukkan komitmen kuat terhadap CSR hingga tahun 2024. Perusahaan telah menganggarkan dana CSR sebesar USD 50 juta untuk rentang 2020-2024, yang digunakan untuk mendukung berbagai program CSR.
Baca juga : Bank DKI Resmikan Kebun Hidroponik di RPTRA Cibubur
Dalam sebuah pernyataan, Chairman of Vale Base Metals Mark Cutifani menyatakan, PT Vale berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar melalui program-program CSR yang efektif dan berkelanjutan.
Ada pun program CSR PT Vale berfokus pada empat hal, yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan albantuan pendidikan, bantuan kesehatan, dan bantuan infrastruktur. Lalu pengembangan masyarakat lewat pelatihan keterampilan dan pengembangan usaha mikro.
Kemudian program pelestarian lingkungan, seperti penghijauan, pengelolaan limbah, dan penggunaan energi terbarukan. Dan terakhir pengembangan ekonomi, seperti pengembangan usaha mikro dan pengembangan infrastruktur, sehingga mampu membantu meningkatkan lapangan kerja dan pendapatan masyarakat.
Baca juga : Beri Kontribusi Bagi Lingkungan, KITB Sabet Penghargaan TOP CSR Award
Program sosial PT Vale Indonesia, dikemas dalam Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Bidang kewirausahaan menjadi salah satu unggulan, dengan menitikberatkan pada dorongan untuk kemandirian. Program kewirausahaan PT Vale, mampu menarik lebih dari 100 unit usaha di area pemberdayaan, agar lebih maju dan berkembang.
Pada aspek sosial, PT Vale telah menuntaskan penyusunan Rencana Induk Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) periode 2023-2027 yang fokus, pada program pendidikan, kesehatan, tingkat pendapatan riil, kemandirian ekonomi, sosial budaya, lingkungan sosial, kelembagaan kemasyarakatan dan pembangunan infrastruktur.
“Untuk itu, PT Vale terus berupaya berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur, membuka i lapangan kerja bagi masyarakat lokal dan kontraktor lokal, serta pengembangan masyarakat agar dapat hidup mandiri di luar sektor pertambangan atau masyarakat mandiri pasca tambang,” terang CEO PT Vale Indonesia Tbk, Febriany Eddy.
Baca juga : Sinar Mas Land Raih Empat Penghargaan Indonesia CSR Excellence Award
"Kami telah melakukan penilaian dampak sosial dari kegiatan yang dijalankan Perseroan, pada seluruh operasi di wilayah Sorowako, Bahodopi dan Pomalaa. PT Vale juga telah melakukan penilaian Social Return on Investment (SROI) di wilayah Sorowako," lanjutnya.
Penilaian melibatkan pemangku kepentingan, sehingga dapat diketahui kebutuhan dari komunitas, pemetaan kelompok pemangku kepentingan rentan, kesempatan kerja sama dengan pemerintah daerah, dan penyediaan saluran keluhan. Perseroan mengelola dampak sosial melalui kegiatan PPM.
Bahkan, sebagai upaya pengembangan berkelanjutan, PT Vale telah melaporkan kepada Kementerian ESDM Pembaruan Rencana Induk PPM periode 2023-2027 Blok Sorowako. Program PPM periode kedua ini terintegrasi dan dengan dukungan pada pencapaian SDGs Desa, serta selaras dengan prioritas pembangunan di Kabupaten Luwu Timur, di antaranya pertumbuhan ekonomi berbasis sektor unggulan non tambang seperti pertanian, agribisnis, wisata, UMKM, dan ekonomi kreatif lainnya.
Prioritas kedua adalah pemantapan kualitas pendidikan dan kesehatan serta target kemandirian desa, sehingga mampu meningkatkan kualitas kehidupan serta persiapan kemandirian pascatambang di masa depan.
Sesuai dengan hasil evaluasi PPM periode pertama, pada periode kedua ini Perseroan menerapkan pelaksanaan program berbasis data dan menyasar kelompok miskin atau rentan. Dengan demikian program-program yang disiapkan akan dikelola secara sinergis bersama para pihak, sehingga dalam perencanaannya akan merujuk ke data untuk memastikan tepat sasaran dan tidak menguntungkan kelompok tertentu.
PPM periode 2023-2027 akan fokus pada lima kawasan unggulan dan dikombinasikan dengan pendekatan SDGs Desa yang juga sebagai penopang ekonomi kawasan dalam mengembangkan produk unggulan. Selain dengan pemerintah daerah, PPM juga akan berkolaborasi dengan Kementerian
ESDM dan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif, dalam mengembangkan Desa Kreatif yang dapat menunjang pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, seperti pertanian, peternakan, perikanan, pengembangan kewirausahaan, pariwisata dan ekonomi kreatif atau UMKM.
Head of Corporate Affairs & General Administration PT Vale, Yusuf Suharso mengatakan selain bidang kewirausahaan PPM PT Vale juga memberi pendampingan pada pertanian organik yang bertajuk Pertanian Sehat Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan (PSRLB) dengan metode System of Rice Intensification (SRI) Organik. Selain itu, ada juga program mendukung ekonomi kreatif, pendampingan kesehatan herbal, serta dukungan pembangunan infrastruktur.
Khusus pertanian organik, Maret 2024 lalu, PT Vale dan Alkhairaat melakukan panen perdana pertanian System of Rice Intensification (SRI) organik di Desa Walatana, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. "Panen perdana di lahan seluas 1,3 hektare tersebut sebagai wujud komitmen keberlanjutan PT Vale bersama konsultan CSR, dan kami berterima kasih untuk bantuannya," ungkap Ketua Utama Alkhairaat, Habib Alwi bin Saggaf Aljufri.
Panen dilakukan setelah 100 hari usia tanam. Dalam rentang waktu itu, perseroan bersama konsultan memberdayakan sebanyak 23 orang petani. Mereka sebelumnya telah diberikan edukasi tentang cara bertani organik. Adapun manfaat dari program ini sangat dirasakan para petani karena mereka bisa mengurangi biaya produksi dan mendapat penghasilan.
Menurut Yusuf program ini membuktikan, masyarakat bisa berdaya dan hasilnya luar biasa. Terlebih komitmen PT Vale dalam melakukan pemberdayaan masyarakat tidak hanya di area operasional perseroan, melainkan juga di luar area Kontrak Karya (KK).
Keberhasilan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dalam mengintegrasikan aspek lingkungan dan sosial dalam operasionalnya, menarik perhatian industri dan membuatnya menjadi rujukan bagi perusahaan pertambangan lain. Salah satunya PT Adaro Energy Indonesia.
Perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan batu bara ini, sempat melakukan kunjungan ke PT Vale untuk belajar pengelolaan lingkungan dan program Corporate Social Responsibility (CSR). External Relation Division Head Balangan Coal Adaro Energy Thoha, menyampaikan ketertarikannya pada sejumlah program-program PT Vale dalam berbagai bidang.
“PT Adaro Energy di berbagai unit bisnis juga mengelola hal yang sama. Namun, apa yang sudah kami lakukan barangkali bisa lebih meningkat atau terdorong setelah mendapat masukan dan melihat langsung kegiatan di PT Vale. Dengan melihat, biasanya kita bisa lebih turn in untuk melakukan hal-hal positif itu,” seru Thoha.
CSR and Comrel Department Head Balangan Coal Adaro Energy Nico Seniar memberi apresiasinya selama kunjungan PT Adaro di PT Vale. Menurutnya, kunjungan tersebut akan menjadi pengalaman berharga bagi pihaknya. “Kami jadi bisa belajar banyak hal. Berangkat dari banyaknya penghargaan yang diterima Vale. Itu pengakuan atas best practice yang sudah dilakukan PT Vale, terutama terkait pengelolaan lingkungan,” tambah Nico.
Tidak hanya dari pengelolaan lingkungan, Nico menyebut pihaknya juga belajar banyak terkait program CSR yang dijalankan PT Vale. Pada sesi kunjungan terakhir, rombongan PT Adaro mengunjungi Galeri Kareso Anatowa yang merupakan galeri UMKM inisiasi PT Vale.
Di galeri itu, rombongan PT Adaro berkesempatan untuk melihat berbagai produk UMKM di Sorowako binaan PT Vale. Menurut Nico, adanya galeri tersebut menunjukkan bagaimana PT Vale membangun kemitraan dengan masyarakat setempat, termasuk sinergitas dan kolaborasi yang bisa dilakukan dengan baik bersama pemerintah daerah.
Namanya adalah Galeri Kareso Anatowa, galeri yang menampilkan produk-produk UMKM di Sorowako binaan PT Vale. Galeri ini menjadi contoh bagaimana PT Vale membangun kemitraan dengan masyarakat setempat dan melakukan sinergitas dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan ekonomi lokal.
Dengan adanya galeri ini, PT Vale dapat membantu meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap produk-produk UMKM lokal, serta memberikan kesempatan bagi UMKM untuk mempromosikan produk mereka dan meningkatkan penjualan. Ini merupakan contoh CSR yang baik dalam bidang ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. #MIA (RO/Z-10)
Menag juga mencontohkan perilaku ramah lingkungan dalam ibadah, seperti anjuran Nabi SAW untuk berhemat air saat berwudu.
Baterai kertas umumnya menggunakan substrat berbasis selulosa, yakni kertas, sebagai struktur utama yang digabung dengan material elektroda dan elektrolit yang aman serta mudah terurai.
Anggota DPR RI Komisi VII Novita Hardini menegaskan bahwa upaya penurunan emisi gas rumah kaca dapat dimulai dari langkah yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat.
Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak perempuan Indonesia mengambil peran aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
Peserta diajak meningkatkan kesadaran untuk menjaga kelestarian Bumi dari ancaman seperti polusi, perubahan iklim, dan menurunnya kualitas sumber daya alam.
Selain memberikan dampak lingkungan dan sosial, inovas ini menghasilkan dampak ekonomi signifikan dan terukur bagi masyarakat Desa Kedungturi.
Danau Kemiri di Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, kini berkembang menjadi motor ekonomi baru berbasis wisata edukatif dan ekonomi kreatif.
PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA) terus berkontribusi terhadap lingkungan dan masyarakat melalui pelaksanaan 1.010 kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) sepanjang 2025 di 98 unit operasi di seluruh Indonesia.
Komitmen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam penanganan bencana Sumatra melalui alokasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp1 triliun diapresiasi.
Dana bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung program prioritas kebencanaan, antara lain penyediaan dapur umum, air bersih, serta layanan kesehatan.
Lotte Mart dan Lotte Grosir bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan.
Menutup tahun dengan penuh rasa syukur, kehangatan, dan kebersamaan, Aryaduta Lippo Village menggelar kegiatan Townhall Staff yang dirangkai dalam program
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved