Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TEKNOLOGI cloud dan Artificial Intelligence (AI) memberikan kontribusi besar bagi perusahaan di industri keuangan dan asuransi menuntuk melayani konsumen dengan lebih baik.
FWD Group Holdings Limited (FWD Group atau FWD) mengumumkan perjanjian lima tahun untuk layanan teknologi dengan Amazon Web Services (AWS) sebagai bagian dari strategi cloud-first FWD.
Sebagai penyedia cloud strategis FWD Group, AWS akan terus membantu FWD dalam menjalankan aplikasi bisnis inti, mulai dari keuangan hingga antarmuka pelanggan dan agen asuransi.
Baca juga : Solusi AI Cloud Percepat Transformasi Digital Industri di Lintasarta Deka GPU
Kolaborasi yang diperpanjang dengan AWS ini juga akan memberikan FWD kelincahan, skalabilitas, dan ketahanan yang lebih besar saat FWD secara progresif beralih dari mengoperasikan pusat data miliknya.
"Di FWD, cloud computing adalah strategi bisnis holistik, tidak hanya memprioritaskan untuk fungsi teknologi saja. Mindset digital-first ini menghadirkan infrastruktur operasional dan kapabilitas yang tidak hanya aman dan berbasis cloud, namun juga sepenuhnya terintegrasi di seluruh fungsi bisnis dan dengan mitra seperti AWS."
"Melalui fondasi ini, kini kami dapat lebih lanjut meningkatkan penerapan kecerdasan buatan/artificial intelligence (AI) generatif secara efisien, efektif, dan bertanggung jawab, sejalan dengan visi kami untuk mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi," ungkap Sandeep Pandey, Group Chief Technology & Operations Officer FWD Group.
Baca juga : Biaya Medis di Indonesia Diprediksi Tumbuh 13%
Teknologi cloud berdampak positif pada pengembangan dan penerapan perangkat lunak FWD, mempercepat waktu untuk menjangkau pasar asuransi dan meningkatkan pengalaman nasabah.
Pada akhir 2023, 97% aplikasi FWD Group dimigrasikan ke cloud, atau naik dari 27% per 31 Desember 2020, dengan 93% aplikasi yang ditargetkan untuk pensiun telah dihentikan.
Wakil Presiden Professional Services dan Generative Artificial Intelligence Innovation Center AWS Francessca Vasquez mengatakan AWS mendukung perusahaan-perusahaan di industri keuangan dan asuransi di seluruh dunia untuk melayani konsumen dengan lebih baik melalui teknologi cloud dan AI selama lebih dari satu dekade.
Baca juga : Tahun Ini Diprediksi Terjadi Lonjakan Adopsi AI Generatif
"Ambisi FWD Group untuk memanfaatkan keunggulan teknologi cloud dan AI generatif menunjukkan komitmen mereka terhadap transformasi digital dan kepuasan pelanggan."
"Kami senang dapat terus mendukung FWD Group dengan keandalan dan kapabilitas AWS yang terbukti membantu mereka mempercepat inovasi, menghemat biaya, meningkatkan efisiensi, dan memperluas bisnis mereka.”
Contoh kolaborasi dengan AWS termasuk aplikasi Omne by FWD, sebuah aplikasi asuransi dengan proses layanan mandiri dan klaim digital yang berfokus pada pelanggan, yang mendapatkan penilaian net promoter score yang kuat sejak diperkenalkan pada 2022.
Baca juga : Pentingnya Aspek Pelayanan pada Industri Logistik
FWD juga didukung AWS dalam pengembangan pusat keuangan terpusat berbasis cloud untuk mengumpulkan, memvalidasi, dan memproses data keuangan, investasi, dan aktuaria di FWD.
Pada 2021 dan 2023, FWD mengalami pertumbuhan signifikan dalam sertifikat yang diberikan penyedia cloud, termasuk AWS Skills Guild, sebuah program yang membangun kefasihan cloud di seluruh organisasi, yang melatih lebih dari 600 karyawan dan kontraktor FWD.
Platform cloud digital FWD Group mencakup analitik, manajemen basis data, dan AI untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan pengembangan. Strategi cloud-first ini merupakan fondasi bagi penerapan AI generatif FWD Group yang bertujuan meningkatkan pengalaman pelanggan dan operasi perusahaan di berbagai bidang seperti akuisisi, pemasaran, kinerja saluran dan agen, underwriting, klaim, dan layanan pelanggan.
FWD Group memulai perjalanan AI pada 2019 dan kini memiliki hampir 200 model AI aktif di seluruh bisnis, dengan lebih dari 600 use case. (H-2)
MENAG Nasaruddin Umar, berbicara tentang ekotelogi serta peran agama dan kesadaran kemanusiaan di era Artificial Intelligence (AI) pada konferensi internasional yang berlangsung di Mesir.
FILM drama keluarga dengan sentuhan fiksi ilmiah (Sci-fi), Esok Tanpa Ibu segera tayang di bioskop, dibalut dengan pendekatan teknologi Artificial Intelligence (AI)
Pada 2025, jumlah pengguna PLN Mobile melonjak drastis hingga melampaui 50 juta pengunduh dan total transaksi tahunan lebih dari 30 juta transaksi.
Marhaenisme sebagai ideologi organisasi tidak boleh anti-teknologi. Sebaliknya, teknologi harus dikendalikan oleh nilai-nilai ideologis untuk kepentingan rakyat kecil.
Inilah paradoks utama media massa di era AI.
Perusahaan manajemen medis global, Medix, menilai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi menjadi kunci penting untuk menutup kesenjangan layanan kesehatan di Indonesia.
Dalam percakapan global tentang masa depan modal dan ekonomi Asia Tenggara, Indonesia bukanlah sekadar pasar negara berkembang, melainkan sebuah ekonomi kepulauan.
Robinhood Markets Inc, perusahaan layanan keuangan asal Amerika Serikat, resmi mengambil langkah strategis untuk memasuki pasar Indonesia.
OJK menilai permintaan domestik memerlukan dukungan lebih lanjut, seiring moderasi inflasi dan masih berhati-hatinya konsumen dalam belanja.
Gelombang agentic AI tengah menjadi magnet utama inovasi di dunia keuangan, menghadirkan otomatisasi cerdas dan kecerdikan adaptif yang mengubah cara lembaga finansial beroperasi.
YAYASAN Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) memilih 17 perusahaan sebagai pemenang KEHATI ESG Award 2025
DALAM industri keuangan saat ini, data menjadi elemen vital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved